18Feb’26
- sidoarjo
- 16

Sidoarjo – Memanfaatkan momentum libur cuti bersama Tahun Baru Imlek pada Senin, 16 Februari 2026, bapak dan ibu guru serta karyawan MTsN 4 Sidoarjo menggelar kegiatan Rihlah Religi Wali Lima. Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata religi, melainkan ikhtiar batin untuk memperkuat spiritualitas, mempererat kebersamaan, serta memanjatkan doa bagi kemajuan dan keberkahan keluarga besar MTsN 4 Sidoarjo.
Sejak pagi hari, rombongan telah bersiap dengan penuh semangat. Suasana hangat dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang perjalanan. Canda ringan dan obrolan penuh makna menghiasi kebersamaan para pendidik dan tenaga kependidikan yang selama ini disibukkan dengan aktivitas pembelajaran dan pelayanan madrasah.
Perjalanan spiritual dimulai dari makam Sunan Bonang di Tuban.
Di kompleks makam yang sarat nilai sejarah perjuangan dakwah tersebut, rombongan melaksanakan tahlil dan doa bersama. Dengan penuh kekhusyukan, seluruh peserta memohon kepada Allah SWT agar keluarga besar MTsN 4 Sidoarjo senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran rezeki, serta kemudahan dalam menjalankan amanah mendidik generasi penerus bangsa. Nilai keteladanan Sunan Bonang dalam berdakwah dengan seni dan pendekatan budaya menjadi inspirasi tersendiri bagi para guru.
Rihlah kemudian dilanjutkan menuju makam Sunan Drajat di Lamongan.
Di lokasi ini, rombongan kembali mengirimkan doa serta merenungkan nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi ciri khas dakwah Sunan Drajat. Semangat berbagi, peduli terhadap sesama, dan membangun masyarakat yang berakhlak mulia menjadi refleksi penting bagi seluruh peserta rihlah. Diharapkan nilai-nilai tersebut semakin menguatkan komitmen dalam membina peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam karakter.
Karena mempertimbangkan waktu kepulangan agar tidak terlalu larut malam, satu lokasi ziarah terpaksa dilewati (diskip). Keputusan tersebut diambil secara bijak demi menjaga kondisi dan keselamatan seluruh peserta. Meski demikian, esensi dan tujuan rihlah tetap tercapai dengan penuh makna dan kekhidmatan.
Sebagai penutup, rombongan menuju makam Sunan Ampel atau Raden Rahmat di Surabaya.
Di penghujung perjalanan, suasana haru dan khusyuk semakin terasa. Doa bersama kembali dipanjatkan secara khusus untuk seluruh guru, karyawan, peserta didik, wali murid, serta keberlangsungan program-program unggulan madrasah. Harapan besar disematkan agar MTsN 4 Sidoarjo senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan terus melahirkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Kegiatan rihlah religi ini didampingi secara profesional oleh tour leader dari PIA Santosa Travel, sehingga perjalanan berlangsung tertib, terjadwal dengan baik, dan tetap nyaman bagi seluruh peserta. Pendampingan yang komunikatif dan terorganisir menjadikan rangkaian kegiatan berjalan lancar dari awal hingga akhir.
Melalui kegiatan ini, tidak hanya doa yang dilangitkan, tetapi juga terbangun energi positif, semangat baru, serta ikatan kekeluargaan yang semakin erat di antara guru dan karyawan. Rihlah religi Wali Lima ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap aktivitas pendidikan, kekuatan spiritual dan kebersamaan adalah fondasi utama dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan penuh keberkahan. (farah_ame)
ed:ev
2026-02-11 15:15:15
2026-01-27 15:15:15
2026-01-27 15:15:15
2026-01-19 15:15:15
2026-01-10 15:15:15
26 February 2026
25 February 2026
24 February 2026
24 February 2026
23 February 2026
