30Jan’26
- gresik
- 34






Kab. Gresik - Dalam upaya meningkatkan kualitas pedagogik sekaligus memperkuat karakter pengajaran, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gresik menyelenggarakan Workshop Integrasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (29/1) di Best Resort and Waterpark Lawang, Kabupaten Malang. Workshop tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Masfufah.
Plt. Kepala Kankemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, menekankan bahwa pendekatan berbasis cinta merupakan fondasi penting dalam pendidikan. “Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menanamkan nilai, empati, dan keteladanan. Dengan pendekatan yang humanis, madrasah akan menjadi ruang belajar yang menenangkan dan bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Gresik, Samari, menyampaikan bahwa penerapan Kurikulum Berbasis Cinta merupakan komitmen madrasah dalam membangun ekosistem pembelajaran yang sehat. “Kami ingin menciptakan suasana belajar yang membuat siswa merasa aman, dihargai, dan nyaman. Ketika ikatan emosional antara guru dan siswa terbangun dengan baik, proses pembelajaran akan berjalan lebih efektif,” tuturnya.
Hadir secara daring, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Sugiyo, mendorong para guru untuk terus bertransformasi menjadi pendidik yang inspiratif. “Jadikan madrasah sebagai rumah kedua bagi siswa. Ketika mereka bahagia dan nyaman, prestasi akademik akan tumbuh secara alami,” tegasnya.
Melalui inovasi kurikulum ini, MAN 2 Gresik diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan integritas yang kokoh di tengah tantangan era digital.
Ed: DR
2026-02-11 15:15:15
2026-01-27 15:15:15
2026-01-27 15:15:15
2026-01-19 15:15:15
2026-01-10 15:15:15
26 February 2026
25 February 2026
24 February 2026
24 February 2026
23 February 2026
