24Feb’26
- malangkab
- 8



Kab. Malang (MTs Almaarif 01) — MTs Almaarif 01 Singosari menyelenggarakan kegiatan Arabic Camp dalam rangkaian Pondok Ramadan 1447 H sebagai upaya penguatan kompetensi bahasa Arab siswa. Kegiatan yang dilaksanakan hari ini selasa (24/02) menghadirkan narasumber internasional, Faisol Mahmoud Adam, akademisi dari Jāmiʿat al-Qurān al-Karīm wal ʿUlum al-Islāmīyyah, Sudan.
Faisol memaparkan materi bertajuk Strategi Mahir Berbahasa Arab, yang menekankan pentingnya langkah sadar, metode tepat, dan praktik berkelanjutan dalam menguasai bahasa.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan konsep strategi pembelajaran bahasa sebagai upaya terencana untuk meningkatkan kompetensi linguistik dan kemandirian belajar. Ia menguraikan unsur dasar bahasa (bunyi, kosakata, dan struktur) serta empat keterampilan utama yang harus dikuasai, yakni maharah al-istima’ (menyimak), maharah al-kalam (berbicara), maharah al-qira’ah (membaca), dan maharah al-kitabah (menulis).
Strategi pembelajaran yang disampaikan meliputi:
• Strategi menyimak (menerima, memahami, menganalisis, dan mengkritisi ide).
• Strategi berbicara (membangun kepercayaan diri, dialog, diskusi, debat, serta pembiasaan lingkungan bahasa),• Strategi membaca (pra-membaca, saat membaca, dan pasca-membaca), serta
• Strategi menulis (tahap dasar hingga menulis bebas terstruktur dengan memperhatikan tanda baca dan sistematika).
Usai sesi materi, kegiatan dilanjutkan pembagian kelompok dan diskusi interaktif. Siswa kelas IX mengikuti dialog interaktif dalam kelompok, sedangkan kelas VII dan VIII mengikuti game mufradat (kosakata kata kerja) untuk memperkuat penguasaan verba bahasa Arab. Hasil diskusi dipresentasikan di hadapan peserta dan narasumber, termasuk penampilan lagu pembelajaran bahasa Arab oleh siswa kelas IX putra dan putri.
Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan khitobah (pidato bahasa Arab) dari siswa MTs Almaarif 01 Singosari yang menunjukkan keberanian dan peningkatan kemampuan berbicara di depan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Faisol memberikan apresiasi atas komitmen madrasah dalam mengembangkan bahasa Arab.
“Saya melihat keseriusan MTs Almaarif 01 Singosari dalam membangun lingkungan bahasa. Bahasa Arab tidak akan terasa sulit jika dipelajari langkah demi langkah dengan strategi yang tepat dan praktik yang konsisten. Potensi siswa di sini sangat baik, dan jika terus dikembangkan, madrasah ini dapat menjadi rujukan dalam penguatan bahasa Arab di tingkat menengah,” ujarnya.
Salah satu siswa peserta Arabic Camp mengaku lebih termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Materinya mudah dipahami dan kegiatannya seru. Kami jadi lebih percaya diri berbicara bahasa Arab dan tidak lagi merasa takut salah,” ungkapnya.
Kepala MTs Almaarif 01 Singosari menegaskan bahwa Arabic Camp merupakan bagian dari visi madrasah dalam membangun generasi yang religius dan kompeten secara global.
“Bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an sekaligus bahasa ilmu pengetahuan Islam. Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk keberanian, kecintaan, dan kebiasaan berbahasa Arab di lingkungan madrasah. Pondok Ramadan bukan hanya penguatan spiritual, tetapi juga momentum peningkatan kompetensi akademik siswa,” tuturnya.
Kegiatan ditutup pukul 11.00 WIB dengan penguatan materi dan doa penutup. Arabic Camp Pondok Ramadan 1447 H diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya bahasa di madrasah serta memperkuat identitas MTs Almaarif 01 Singosari sebagai madrasah yang unggul dalam pengembangan bahasa asing dan karakter Islami.(nn)
ed: mg-atr
2026-02-11 15:15:15
2026-01-27 15:15:15
2026-01-27 15:15:15
2026-01-19 15:15:15
2026-01-10 15:15:15
25 February 2026
24 February 2026
24 February 2026
23 February 2026
23 February 2026
