logo

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA KANTOR WILAYAH PROVINSI JAWA TIMUR

Jalan Raya Bandara Juanda No.26, Telp. (031) 8686014, E-mail : kanwiljatim@kemenag.go.id

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H/2017 M, Mohon Maaf Lahir dan Batin, Selamat Datang di Situs Web Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Jalan Raya Bandara Juanda Nomer 26 Sidoarjo Jawa Timur Telepon 031-8686014, Nikah di KUA GRATIS, di Luar KUA Membayar Rp 600 ribu, Disetorkan Langsung ke Bank, ZONA INTEGRITAS KUA, Tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan Jika Terbukti!

URGENSI PELAKSANAAN RAPAT KERJA PENYUSUNAN RENCANA KINERJA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA

Selasa, 28 Februari 2017, 15:32

Oleh : Mochamad Saiful, S.Ag.

(Perencana Madya Kankemenag Kota Surabaya)

 

  • PENDAHULUAN

Rapat Kerja sudah menjadi tugas bagi pimpinan dan Penyelenggara Negara baik di Tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, ataupun pada organisasi baik bersifat profit maupun non-profit. Karena rapat kerja pada dasarnya merupakan sebuah bentuk koordinasi untuk memutuskan dan melaksanakan tugas serta menyelesaikan masalah organisasi sebagai tugas dan fungsinya yang diemban baik secara pribadi maupun bersama-sama. Sehingga rapat kerja merupakan kebutuhan dan aktivitas yang dilalui instansi maupun organisasi lainnya. Bisa dikatakan rapat kerja sebagai kebutuhan pokok bagi instansi maupun rganisasi.

Tetapi kadang rapat kerja dianggap tidak perlu dan dianggap sebuah pemborosan waktu, tenaga dan biaya. Hal ini dikarenakan rapat kerja hanya merupakan sebuah rutinitas tiap tahun belaka, bukan sebuah moment untuk membahas dan menetapkan bersama-sama terhadap rencana kinerja yang akan dijalankan selama satu tahun kedepan. Sehingga tidak salah jika ada ungkapan di kalangan masyarakat, rapat kerja atau akrab disebut dengan singkatan raker diplesetakan dalam bahasa jawa dengan istilah “rakerjo”, artinya tidak bekerja karena dianggap rapat kerja sdh menjadi kegiatan rutin tahunan dan kurang berdampak pada anggota instansi/organisasi.

Sementara itu rapat kerja bisa berfungsi ganda jika sesuai regulasi yang dapat dilaksanakan diluar kota (fullboard). Yakni sebagai sarana koordinasi untuk membahas rencana kinerja sekaligus wahana pembinaan dan penyegaran nuansa bagi peserta karena dalam waktu sementara bisa keluar dari rutinitas yang dianggap bisa membosankan.

Disinilah urgensi rapat kerja penyusunan rencana kinerja tahunan untuk dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan anggaran dan fasilitas yang ada dengan dengan tujuan untuk mencapai output yang ditetapkan. Salah satunya adalah rangka menyusun rencana kinerja tahunan yang merupakan rencana awal dalam melaksankana kinerja selama satu tahun ke depan oleh instansi/organisasi.

Dasar Hukum dan Landasan Kerangka Teoritis pelaksanaan Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya sebagai acuan oleh pemangku jabatan yang berwenang, diantaranya sebagai berikut :

  1. Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Agama RI yang dituangkan pula dalam Renstra Kanwil Kementerian Agama Provinsi Se-Indonesia dan dijabarkan kembali dalam Renstra Kabupaten/Kota termasuk juga Renstra Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya.
  2. Visi dan Misi merupakan bahan yang menjadi acuan dalam menentukan penyusunan rencana kinerja tahunan, karena renstra disusun dengan jangka waktu lima tahun, selanjutnya dirinci dan dijabarkan pada tiap tahunnya dalam Rencana Kinerja Tahunan (RKT).

Adapun dasar hukum Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya Tahun 2017 adalah :

  1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
  2. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia, Nomor 39 Tahun 2015, Tentang Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2015- 2019.
  3. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia, Nomor 172 Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Kinerha dan Pelaporan Akuntabilitas Di Lingkungan Kementerian Agama.
  4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
  5. Buku Teknik Penyusunan Perencanaan Kinerja Di Lingkungan Departemen Agama, diterbitkan oleh : Departemen Agama RI Sekretariat Jendral Biro Organisas dan Tata Laksana Tahun 2006.

 

  • PERMASALAHAN

Dari uaraian pendahuluan diatas dapat ditentukan bahwa permasalahannya adalah Urgensi Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahun 2017 Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya. Permasalahan tersebut dapat dirinci sebagai berikut :

  1. Bagaimana urgensi dari Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahun 2017 Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya.
  2. Bagaimana bentuk implementasi Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahun 2017 Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya.
  3. Bagaimana mekanisme pelaksananan Penyusunan Rencana Kinerja Tahun 2017 Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya.

Dari masalah tersebut diatas, asumsi pemecahan masalahanya adalah sebagai berikut :

  1. Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahun 2017 sangat urgent untuk dilaksanakan karena penyusunan rencana kinerja merupakan rencana awal untuk melaksanakan tugas selama satu tahun.
  2. Bentuk implementasinya dengan membahas bersama-sama tentang rencana kinerja yang akan dilaksanakan.
  3. Mekanisme Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahun 2017 dengan Penetapan Kinerja dan Perjanjian Kinerja Tahun 2017.

 

  • PEMECAHAN MASALAH DAN SOLUSINYA

Dari permasalahan dan asumsi pemecahan masalah diatas maka tujuan-tujuan realistis dan langkah yang ditempuh dalam perencanaan kebijaksanaan strategis sektor agama di Kementerian Agama sebagai berikut :

  1. Mewujudkan urgensitas rapat kerja penyusunan Rencana Kinerja Sektor Agama yang meliputi : Sekreriat/ Kerumahtanggan perkantoran, Bimbingan Masyarakat Islam, Pendidikan Islam, Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Bimbingan Masyarakat Kristen, Katholik, Hindu dan Buddha dengan menyusun perencanaan kinerja selama satu tahun kedepan yang ditetapkan dalam Penetapan Kinerja Tahun 2017 Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya.
  2. Mengimplentasikan bentuk Rapat kerja penyusunan Rencana Kinerja dengan membahas bersama draft rencana yang dibuat melalui mekanisme sidang pleno dan sidang komisi. Pada sidang pleno kedua/terakhir ditetapkan Rencana Penetapan Kinerja Tahun 2017 sesuai regulasi yang ada. Dan mengadakan perjanjian kinerja yang ditanda tangani oleh pihak kesatu (bawahan) dan pihak kedua (atasan) dalam hal ini Kepala Seksi selaku pihak kesatu dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya selaku Pihak Kedua.
  3. Menetapkan rencana kinerja dalam bentuk Penetapan Kinerja dan Perjanjian Kinerja dan dirinci dalam Jadwal Pelaksanaan Realisasi Kegiatan Kantor Kementerian Agama. Dan jika ada perbaikan ataupun perubahan dilakukan dengan mekanisme revisi sesuai regulasi yang ada.

 

  • RENCANA PELAKSANAAN

Sebagai tindak lanjut dari pemecahan masalah diatas maka ditindaklanjuti dengan menetapkan rencana pelaksanaan untuk mewujudkan tujuan yang hendak dicapai bersama. Adapun rencana pelaksanaan dirumuskan sebagai berikut :

  1. Menyusun perencanaan selama satu tahun untuk semua program sebagai berikut :
  2. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian Agama.
  3. Progam Bimbingan Masyarakat Islam.
  4. Program Pendidikan Islam.
  5. Progam Bimbingan Masyarakat Kristen
  6. Progam Bimbingan Masyarakat Katholik
  7. Progam Bimbingan Masyarakat Hindhu
  8. Progam Bimbingan Masyarakat Budha
  9. Progam Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
  10. Melaksanakan Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan pada masing-masing instansi sesuai situasi dan kondisi masing-masing Kankemenag.
  11. Menetapkan rencana kinerja dalam Penetapan Kinerja dan Perjanjian Kinerja sesuai format yang ditetapkan dalam Permenpan No 53 Tahun 2014 dan KMA No 702 Tahun 2016.

 

Adapun alternative kegiatan yang akan dilaksanakan dapat dilihat pada tabel alternativ sebagai berikut :

NO

ALTERNATIV  KEGIATAN

Bulan :

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1.

Membuat Rencana Kinerja Tahunan (RKT) 2017.

x

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.

Membuat Jadwal Realisasi Kegiatan Tahun 2017.

x

x

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.

Melaksanakan Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahun 2017.

 

 

x

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.

Membuat Rencana Penarikan Dana sesuai RKT dan Jadwal Kegiatan 2017.

x

x

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.

Melakukan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan Realisasi Kegiatan Tahun 2017 tiap akhir bulan.

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

6.

Melakukan revisi kegiatan dan anggaran jika dikehendaki, melalui mekanisme dan regulasi revisi yang berlaku.

k

o

n

d

i

s

i

o

n

a

l

 

 

 

  1. KESIMPULAN DAN SARAN

Dari semua pembahasan diatas tentang Urgensi Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan 2017 Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan merupakan aktivitas yang urgent dalam membahas dan menetapakan rencana kegiatan instansi maupun organisasi untuk waktu satu tahun kedepan.
  2. Bentuk Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan berupa pembahasan draft rencana kinerja tahunan melalui mekanisme sidang pleno dan sidang komisi.
  3. Mekanisme pelakanaan penyusunan RKT 2017 dengan menyusun dan menetapkan Penetapan Kinerja tahun 2017 dan Perjanjian Kinerja yang dirinci dalam format RKT dan Jadwal Kegiatan Tahun 2017 sesuai regulasi yang berlaku.
  4. Rencana Kinerja yang telah dibuat tersebut hendaknya benar-benar dilaksanakan sesuai target dan jadwal yang ditetapkan sehingga tidak terjadi overlapping/penumpukan realisasi pada akhir tahun.
  5. Melakukan monitoring terhadap kegiatan yang sedang berlangsung dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan sehingga bisa memantau dan mengevaluasinya.
  6. Mekanisme revisi kegiatan dan anggaran hendaknya dilakukan telaah dulu sehingga pada awal sudah dapat dilakukan sehingga bisa menghindari revisi pada akhir tahun.

 

  • PENUTUP

Dari uraian dan review pembahasan diatas mudah-mudahan dapat dipergunakan pimpinan sebagai bahan dalam memutuskan dan mengambil kebijakan dalam pelaksanaan tugas di Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya sesuai regulasi yang berlaku. Dan semoga bermanfaat, jika ada kesalahan dan kurang cermat dalam menyusun draft ini, penulis siap untuk memperbaiki dan menerima masukan. (saif-sby)



Editor : Admin Jatim

Opini Terkait

URGENSI PELAKSANAAN RAPAT KERJA PENYUSUNAN RENCANA KINERJA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA

Selasa, 28 Februari 2017, 15:32

Oleh : Mochamad Saiful, S.Ag. (Perencana Madya Kankemenag Kota Surabaya)   PENDAHULUAN Rapat Kerja sudah menjadi tugas bagi pimpinan dan Penyelenggara Negara baik di Tingkat Pusat, Provin...