Kukuhkan 23 PPIH Embarkasi Surabaya, Gubernur Jatim: Ini Tugas Mulia



Surabaya (PHU) - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan 23 Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi dan Debarkasi Surabaya pada Rabu (25/5) di Asrama Haji Surabaya.

PPIH Embarkasi Surabaya Tahun 1443H/2022M yang dikukuhkan berasal dari berbagai unsur, diantaranya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, Dinas Kesehatan Jawa Timur, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Type Madya Pabean Juanda, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Surabaya, UPT Asrama Haji Surabaya, Kantor Otoritas Bandara Juanda dan Angkasa Pura 1 Bandara Juanda.

Gubernur dalam sambutannya menyatakan bahwa menjadi PPIH adalah adalah tugas yang mulia. "Tidak dapat dihitung pahala kebaikan yang dilakukan Bapak/Ibu dengan ikhlas dalam melayani tamu Alloh," tuturnya.

Menurut Gubernur, panggilan untuk.menjadi tamu Alloh bisa diterima siapa saja. "Yang punya keinginan semoga dimudahkan Alloh SWT," terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur dengan tegas menyatakan Jawa Timur siap menjadi bagian dalam memberikan layanan yang terbaik bagi jemaah haji.

Sementara itu Dirjen PHU Kemenag RI Hilman Latief menjelaskan penyelenggaraan ibadah haji adalah milik bersama bukan hanya Kementerian Agama. Ia berharap dedikasi petugas yang terpilih baik untuk di dalam negeri maupun luar negeri dapat memberikan layanan terbaik kepada tamu Alloh. "PPIH yang baru dikukuhkan harus siap berjuang mengurangi waktu tidur dan waktu untuk keluarga demi kesuksesan penyelenggaraan haji," terangnya.

Lanjut Hilman, Pemerintah selalu berupaya memperbaiki penyelenggaraan ibadah haji lebih transparan dan profesional. "Kami berkomitmen memberikan yang terbaik bagi jemaah," ujarnya.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Husnul Maram dalam kesempatan ini menyampaikan terimakasih atas dukungan Gubernur Jatim dan Dirjen PHU dalam upaya Jawa Timur memberikan layanan yang terbaik kepada jemaah Jawa Timur. "Haji tahun ini istimewa karena persiapan 6 bulan dilaksanakan sekitar 48 hari," terang Maram.

Sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH) Tahun 1443H/2022M, kloter pertama akan masuk asrama haji mulai tanggal 3 Juni 2022, dan terbang ke Arab Saudi tanggal 4 Juni 2022.

Sedangkan kloter terakhir akan berangkat ke Arab Saudi tanggal 2 Juli 2022, dan wukuf di Arafah pada Jum`at, tanggal 8 Juli 2022.

Adapun awal kedatangan jamaah haji di tanah air tanggal 15 Juli 2022 dan berakhir pada tanggal 14 Agustus 2022. "Kita berharap semoga seluruh rangkaian tersebut dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti," pungkas Maram.(ev/and)

Ed:isn