Kakawil Pesankan Jamaah Haji Jaga Kesehatan Lahir Batin dalam Manasik Haji Massal di Jember



Kab. Jember (Humas) – Jelang pemberangkatan haji tahun 2022 yang semakin dekat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Husnul Maram menjadi narasumber dalam Manasik Haji Massal Kantor Kementerian Agama Kab. Jember pada Selasa (24/5).

Maram menjelaskan pengertian jamaah haji menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Haji dan Umroh. “Jamaah haji adalah warga negara yang beragama Islam dan telah mendaftarkan diri untuk menunaikan Ibadah Haji sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan,” terangnya. Oleh karena itu apabila dalam masa tunggu tahun pemberangkatan, ada Jemaah yang meninggal dunia, Insya Alloh sudah mendapat pahala ibadah haji.

Kakanwil juga mengingatkan agar menjauhi rasa sombong.”Bagi yang sudah pernah berangkat haji/umroh berkali – kali, jangan pernah memiliki rasa sombong dalam hatinya. Begitu juga ketika sedang menunaikan ibadah haji. Jangan pernah ada rasa sombong ketika sedang berada di Arab Saudi karena Alloh SWT tidak menyukai orang yang sombong,” jelasnya.

Haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi Covid-19 yang disetujui Kementerian Kesehatan Saudi.  Jamaah yang berasal dari luar Kerajaan wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. “Bagi jamaah yang belum berangkat tahun ini, jangan berkecil hati. Bismillah, tahun depan situasi sudah lebih kondusif  lagi. Kami juga mengimbau bagi jamaah yang berangkat tahun ini, menjelang keberangkatan jagalah kondisi kesehatan sebaik mungkin agar dapat beribadah semaksimal mungkin ketika berada di Arab Saudi,” pesannya.

Kakanwil juga menjelaskan Menteri Agama RI sedang berada di Arab Saudi untuk memastikan akomodosi para jamah haji Indonesia sudah siap. "Gus Menteri langsung mengecek kesiapan hotel, transoprtasi, klinik kesehatan, katering untuk para jamah haji. Alhamdulillah sejauh ini fasilitas di sana sudah siap," jelasnya.

Tahun ini, Embarkasi Surabaya akan memberangkatkan 38 kloter. Sebanyak 36 kloter dari Jawa Timur, sedangkan 2 kloter masing-masing dari provinsi Bali dan NTT. Adapun total jamaah Jawa Timur yang berangkat adalah 16.048 orang dengan rincian jamah haji sebanyak 15.956, pembimbing KBIHU 20 dan petugas haji daerah sebanyak 72 orang. (ev/and)

Es:isn