Stand Pameran Kanwil Kemenag Jatim Ikut Ramaikan Hari Aksara Internasional



 

Banyuwangi (Pais) - Untuk ertama kalinya, peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) turut diramaikan stand pameran dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur Sabtu (30/10) berlangsung di Hotel eL’Royale Banyuwangi.

Kegiatan yang dihadiri  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Husnul Maram sekaligus memimpin Doa, Juga dihadiri Bupati, walikota Se Jawa Timur, kepala dinas Pendidikan Provinsi, Kepala  Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam pameran ini Stand Kanwil mengusung tema " Novel CERIS (Cerita Islami) menguatkan Indeks Literasi Provinsi Jawa Timur ".Melalui program 10.000 penulis pemula Kantor wilayah memantapkan diri untuk menjadi pendukung meningkatnya indeks literasi karakter/akhlak masyarakat di Jawa Timur. Hal ini terlihat dari kegiatan-kegiatan berupa Bimtek yang diadakan Kanwil melalui Bidang Pendidikan Agama Islam yang bekerjasama dengan rumah literasi Telaga Ilmu-Indocamp Jakarta setidaknya telah dapat memamerkan ' 260 judul buku novel Ceris yang bisa dilihat di arena pameran ujar Santoso Kepala Bidang PAIS Yang didampingi Kasi SMA/SMK PAIS Maimon.  Bahkan dalam kesempatan ini lanjut Santoso stand Kanwil mendisplay seluruh programnya termasuk Konsep mewujudkan 10.000 Penulis Pemula dari kegiatan Bimtek, lomba dan program publikasi karya guru dan siswa.

Pada kesempatan itu pula Maimon Kasi SMA/SMK Bidang Pais yang juga sebagai Koordinator Stand Kanwil Kemenag Jatim dalam penjelasannya ketika menjawab pertanyaan salah satu pengunjung pameran menyampaikan bahwa progam 10.000 penulis pemula ini adalah merupakan gerakan lomba menulis Ceris di tingkat sekolah. Dari lomba ini diharapkan setidaknya bisa menghasilkan 1 atau 2 penulis siswa yang dinyatakan sebagai penulis terbaik di sekolahnya. Bukan diterbitkan tapi hanya pengakuan sebagai pemenang lomba tandasnya.  Sehingga jika kemudian dapat dilakukan setiap tahun oleh seluruh SMA SMK se Jawa Timur, maka kita akan dapat melahirkan sekurang-kurangnya 2000 anak dalam 1 tahun atau 10.000 anak dalam 5 tahun.Namun karena ada Bimtek khususnya kepada guru PAI, kepala sekolah dan pengawas, maka secara tidak disengaja kami menghasil karya Novel dari peserta Bimtek. Bahkan juga dari Bimtek yang kami lakukan hampir seluruhnya dihadiri oleh Bupati setempat. 

Dari 12 kali Bintek yang kami lakukan sudah lebih dari 8000 orang peserta yang telah menerima e-sertifikat dari kami. Dan ini semua kami lakukan secara gratis tidak sepeser pun mereka membayar sampai karyanya diterbitkan dan ber-ISBN Pungkas Maimon. (SI. Pais)