Buka Kegiatan Moderasi Beragama, Ini Pesan Kakanwil



Surabaya (Pembimas Buddha) - 80 siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama dari beberapa kota di Jawa Timur ikuti kegiatan moderasi beragama bagi peserta didik di Vihara Dhamma Jaya, Kamis (14/10).

Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan ketat tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Husnul Maram.

Di hadapan peserta didik, guru dan pengawas, Husnul Maram apresisi kegiatan tersebut. Pasalnya menurut pria yang pernah memimpin Kementerian Agama Kota Surabaya itu, saat ini banyak anak muda yang belum memahami tentang moderasi beragama. Padahal pemahaman moderasi beragama penting dipahami dan dipraktikkan sedini mungkin.

"Hari ini banyak anak-anak kita ketika ditanyai tentang moderasi beragama, mereka bingung. Padahal ini modal penting bagi mereka untuk di masa mendatang" ujar Maram.

Selanjutnya Maram berharap kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan dengan baik kegiatan tersebut. Sehingga pulang ke rumah masing-masing bisa mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari.

"Ikuti betul-betul kegiatan ini, masa depan anak-anakku semua masih panjang, yakinlah semuanya akan sukses dan bisa mengharumkan nama bangsa dan agama," terang Kakanwil.

Satimin selaku Pembimas Buddha memaparkan kegiatan moderasi beragama dikemas dengan semenarik mungkin, dan tidak kaku. Sehingga mudah diikuti dan dipahami oleh peserta.

"Kita mengundang narasumber mahir di bidangnya, dan dikemas dengan semenarik mungkin, seperti game dan diskusi," ujar Satimin.

Usai pembukaan, Kakanwil menyerahkan tropi pemenag lomba Sippa Dhamma Samajja tingkat nasional yang digelar beberapa bulan lalu.

Jawa Timur memperoleh empat tropi seperti;

- Juara 1 Dhamma Gita Putra tingkat SMA/SMK (Adnita Suteja Halim)

- Juara 2 Dhamma Gita Putri tingkat SMP

(Clairine Graziella Cen)

- Juara 3 Dhammakkhayika tingkat SMP

(Regina Pramudita Kusuma)

- Juara Harapan 2 Dhamma Vitaka tingkat SD

(Callysta Kalyani Tandoro).

Sol