Srikandi MA Model Genggong Probolinggo Raih Gold Medal Japan Design Invention Expo 2021



Kab. Probolinggo (MA) - Membanggakan, pelajar aktif Madrasah Aliyah (MA) Model Zainul Hasan (ZAHA) Genggong, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo yang berhasil meraih Medali Emas pada Event Internasional pada Sabtu (25/9/2021).
 
Madrasah yang bernaung di bawah Yayasan PP. Zainul Hasan Genggong, Pajarakan ini berhasil mengharumkan nama almamaternya melalui prestasi santri (siswa/i) nya di tingkat Internasional pada ajang WIIPA (World Invention Intellectual property Associations) dan Chizal Corporation di Jepang pada akhir bulan Agustus 2021 tahun ini.
 
Lomba Japan Design, Idea and Invention  Expo tersebut dilaksanakan di Hotel Kyoto Eminence, Japan Namun dari Negara Indonesia dilakukan secara Virtual/Daring. Proses persiapan dilakukan dari bulan Januari 2021, namun pendaftaran di lakukan pada Bulan Juli 2021. Dan baru pada tanggal 14 Agustus 2021 Ajang lomba tingkat Internasional ini terlaksana dan hasilnya baru diumumkan pada tanggal 20 Agustus 2021, terangnya.
 
MA Model Zaha sebagai salah satu MA yang mewakili Indonesia dalam ajang ini dengan penghargaan yang di capai yaitu meraih Medali Emas. Madrasah yang merupakan binaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo ini mendelegasikan tiga siswinya yaitu; Fiorenza an Nafisah as leader, kelas XII IBB, Jinani Firdausiah as member, kelas XII IPA A dan Wilni Wahda Ulwiyati as member, kelas XII IBB. Yang secara kontinyu dibimbing guru pamongnya Megawati, S.Si selaku pembimbing karya tulis ilmiah dan Siti Nur Kumala Irawati, S.Hum selaku pembimbing Bahasa Asing. Tidak mengecewakan mereka berhasil menghasilkan satu karya yang fenomenal dari hasil pemikirannya yaitu "Penemuan makanan Nata de Citrilus Lanatis makanan kesehatan bagi penderita diabetes melitus".
 
Yang melatarbelakangi MA Model mengikuti lomba ini sebagai bentuk cinta literasi sekaligus untuk mengetahui kemampuan akademik dan sebagai tolak ukur prestasi santri (siswa) dan madrasah (sekolah) di jenjang Internasional, tegas salah seorang pemerhati pendidikan di Pesantren Zainul Hasan tersebut.
 
Hal penting lainnya melatih kepribadian santri dalam berkiprah di dunia literasi dan penelitian dengan mengikuti lomba, di sini santri akan berpikir out of the box, mengaplikasikan skill, dan menambah pengetahuan baru.
 
Atas prestasi gemilang yang diraih santrinya, Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah memberikan pesan. Pertama, prestasi Internasional ini merupakan barokah para masyayikh Genggong. Kedua, bersyukurlah atas prestasi Internasional yang diraih oleh para santri. Ini menandakan bahwa MA MODEL itu sangat memperhatikan kualitas perkembangan santri, bukan hanya di level regional, tapi juga di kancah Internasional. 
Ketiga, MA MODEL terus memeprsiapkan diri untuk memperbaiki fasilitas pendidikan, baik yang berupa Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sarana dan prasarananya. Sehingga hasil pendidikan di MA MODEL bisa menjadi santri yang cerdas secara intelektual, mapan secara sosial, dan kokoh spiritual. Keempat, mengajak putera/i umat untuk bergabung bersama kami menjadi keluarga besar MA MODEL.
 
Selamat atas capaian prestasi yg membanggakan ini, tentu akan membahagiakan KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah Pengasuh PP. Zainul Hasan Genggong yang sekaligus Ketua MUI Provinsi Jawa Timur ini.
 
Selain membawa nama harum Almamater Tercinta, mereka juga salah satu perwakilan dari Indonesia untuk berkompetisi dengan pelajar yang lain dari manca negara.
 
Kepala Kankemenag Kabupaten Probolinggo Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd sangat mengapresiasi atas anugerah yang diraih siswa Pesantren besar di Jatim tersebut. Pihaknya berharap, prestasi ini akan manjadi motivasi bagi pelajar lainya untuk terus meningkatkan belajarnya, di mana dengan ilmu semuanya akan menjadi mudah, sebagaimana yang disampaikan melalui Kasubbag TU Kankemenag H. Taufik.(Humas).
ed:ev