Kwarcab Nganjuk Tetapkan 15 Pramuka Penggalang MTsN 3 Nganjuk



Kab. Nganjuk ( MTsN 3) – Pada Sabtu (17/7), MTsN 3 Nganjuk melaksanakan Upacara Pemberian Tanda Pramuka Penggalang Garuda, Penegak Garuda dan Pengukuhan Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar. Dalam acara tersebut ada 15 Pramuka Penggalang dari Pangkalan MTsN 3 Nganjuk dan 12 Pramuka Penegak dari Pangkalan MAN 3 Nganjuk yang ditetapkan menjadi Pramuka Garuda serta satu orang Pembina yang dikukuhkan menjadi Pembina Pramuka ditandai dengan Penyematan tanda Kualifikasi Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar.

Pelaksanaan Upacara tersebut terasa lebih berkesan karena selain ada prosesi mohon do’a restu kepada orang tua masing-masing, prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Kak Suryono selaku Sekretaris Kwarcab Nganjuk, Kak Arief Masjhudi selaku Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Nganjuk, Pengurus Kwarcab Nganjuk, serta Pengurus Kwarran Prambon yang pada saat itu menghadiri undangan. 

Dalam sambutanya Kak Suryono yang betindak selaku Pembina upacara mengucapkan selamat kepada anggota pramuka yang telah ditetapkan menjadi Pramuka Garuda. “Ini kesempatan yang patut kita syukuri, di masa pandemi seperti ini dimasa dimana kita harus melakukan aktivitas dengan beberapa hal yang harus disikapi dengan bijak. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Pertama saya ucapkan terima kasih kepada MTsN 3 Nganjuk juga kepada MAN 3 Nganjuk yang telah dengan konsekuen, semangat tinggi, memberikan satu pembinaan yang luar biasa kepada adik-adik sehingga melahirkan 12 anggota Pramuka Penegak Garuda dan 15 anggota Pramuka Penggalang Garuda. Selamat telah mencapai tingkat tertinggi dalam keanggotaan Gerakan Pramuka, karenanya ini patut di viralkan sehingga bisa menjadikan sebuah contoh yang baik untuk generasi muda ataupun untuk sekolah-sekolah yang ada dilingkungan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nganjuk," kata Suryono

"Yang kedua saya ucapkan terima kasih kepada kedua orang tua wali murid dimana adik-adik telah diberi bekal yang luar biasa oleh kedua orang tua kalian. Tetesan air mata yang mengiringi adik-adik sekalian dalam mencapai Pramuka Garuda ini merupakan wujud rasa haru atas prestasi kalian. Ini suatu prestasi yang luar biasa, tidak semua adik-adik dapat menempuh prestasi ini. Karenanya janji yang telah diucapkan, yang telah diikrarkan tadi, itu tidak hanya di mulut saja malainkan harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Insya Allah ketika kalian bersungguh-sungguh dalam menjalankan semua amanat, apa yang adik-adik cita-citakan Alloh akan meridhoi dan mengabulkan do’a tersebut,” ucap Suryono.

Dalam kesempatan yang sama beliau juga mengajak adik-adik untuk mematuhi protokol kesehatan. “Apapun dan bagaimanapun kondisinya adik-adik harus tetap mematuhi prokes, salah satunya menggunakan masker. Ketika adik-adik memandang bermasker itu sesuatu yang jelek sehingga adik-adik tidak bermasker ini berarti bahwa kalian tidak melaksanakan aturan pemerintah. Ingat, adik-adik harus bisa menjadi tauladan yang baik, baik rumah, di sekolah maupun di masyarakat. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada adik-adik sekalian yang telah menjadi Pramuka Penggalang Garuda maupun Pramuka Penegak Garuda, juga kepada teman saya lulusan KMD yang telah menyelesaikan Narakarya Dasar selama 6 bulan. Semoga ilmu yang telah didapat menjadi sebuah Citra, sebuah anutan ataupun sebuah contoh bagi yang lain dan tunjukkan bahwa ilmu yang didapat tidak sekadar tertera di dalam sertifikat tetapi selalu diamalkan dalam kegiatan pramuka pada masa-masa selanjutnya,” tambah Suryono.

Kegiatan diakhiri dengan do’a dan foto untuk dokumentasi. Seluruh peserta upacara dan tamu undangan yang hadir selalu menerapkan prokes sesuai anjuran pemerintah. (am).

 Ed:ev