Sabtu, 20 Oktober 2018, 06:02

thumbnail

SAMBUT UAMBN KKM MI BANGKALAN RAPATKAN BARISAN

Senin, 27 Februari 2012, 23:01

Bangkalan Jatim (Mapenda)Bertempat di MI Al-Azhar Modung, Senin (27/02) Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kabupaten Bangkalan mengadakan Rapat Koordinasi guna membahas segala persiapan yang akan dilakukan berkaitan dengan pelaksanaan UM dan UAMBN. Acara yang diselenggarakan oleh KKM MI Kabupaten Bangkalan bekerjasama dengan Kankemenag dan Kelompok Kerja pengawas (Pokjawas) ini dihadiri oleh 20 orang peserta. Terdiri dari PPAI 6 orang, Kepala MI 5 Orang, Guru senior 7 orang, 1 orang Kepala Seksi Mapenda dan 1 orang Kepala Kankemenag kabupaten Bangkalan. Moh Jufri Agus, M.Pd.I salah satu Pengawas Pendidikan yang ikut hadir dalam acara ini menyampaikan bahwa dalam persiapan ujian Madrasah (UM)perlu penyamaan visi. baik menyangkut jadwal pelaksanaan maupun koordinasi penyusunan soal. Senada dengan Jufri Agus, Kepala Seksi Mapenda Drs Syamsul Muarif, M.Pd secara lebih luas juga menekankan pentingnya penyamaan visi UM / UAMBN. Menurut Samsul Muarif Ujian Agama yang berstandard nasional merupakan alat ukur tingkat keberhasilan pembangunan agama di Madrasah. Oleh karenanya Ujian Nasional menjadi prioritas Kankemenag Kabupaten Bangkalan. " Tolak ukur keberhasilan Kankemenag mengelola pendidikan bisa dilihat dari keberhasilan UN. wajah Kankemenag ada pada Madrasah" Katanya. Samsul juga mengatakan bahwa pelaksanaan UAMB akan mengikuti petunjuk Dirjen Pendis. Ia berharap agar tidak ada nilai 6,00. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan Drs Moch Amin Mahfud Dalam Sambutan pengarahannya berharap agar UAMBN/ UM/ UN bisa sukses. Menurut Amin, sementara ini Ujian Nasional masih menjadi momok bagi siswa. Untuk itu perlu persiapan yang matang. " Anak jangan di takut-takuti, juga jangan diforsir dengan les yang berlebihan, nanti anak-anak malah drop disaat ujian. yang penting kasih dorongan dan motivasi dengan enjoy." katanya. Amin menekankan pentingnya kejujuran Pelaksanaan UN dan UAMBN di lingkungan Kemenag Kabupaten Bangkalan. Ia mewanti-wanti agar jangan sampai melakukan praktek kecurangan, memberi jawaban atau kunci jawaban pada siswa. Ia juga mengingatkan bahwa jika Ujian gagal bisa mempengaruhi kredibilitas Kankemenag. Menurut Amin Keberhasilan UN dan UAMBN juga merupakan keberhasilan Program Bantuan Operasional Sekolah BOS . (wak)

Bagikan ke Teman Anda :

Dibaca Oleh 80 Pengunjung