14Jul’25
- alfi
- 4691



Sidoarjo (Humas ) — Sebanyak 41 ASN baru terdiri dari 24 CPNS dan 17 PPPK di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengikuti secara daring pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dan Orientasi PPPK Kementerian Agama Tahun 2025, yang diselenggarakan secara nasional oleh Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag RI, pada Senin (14/7).
Acara ini berlangsung dari Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag Pusat, dan diikuti secara serentak oleh 88.416 ASN baru yang terdiri dari CPNS dan PPPK Kementerian Agama dari seluruh Indonesia, termasuk dari Provinsi Jawa Timur.
Sekjen dan Kepala BKN Sampaikan Arah Kebijakan
Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Muhammad Ali Ramdhani, membuka rangkaian acara dengan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Latsar dan Orientasi ASN Kemenag. Ia menegaskan pentingnya seluruh CPNS dan PPPK mengikuti rangkaian pembinaan ini dengan baik sebagai bekal penguatan nilai dasar ASN.
Turut hadir pula Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh, yang menyampaikan arah penguatan karakter ASN dalam tema “Membangun SMaRT (Semangat Melayani, Responsif, dan Terpercaya) ASN dalam Mewujudkan Kemenag yang Berdampak.”
“Tunjukkan karya, inovasi, serta potensi yang ada pada diri kita. Akuntabilitas sangat penting. Media sosial bisa menjadi sahabat yang baik. Semua yang kita kerjakan harus diberitakan. Ceritakan bahwa Indonesia rukun, harmonis. Inilah kekuatan bangsa kita, yang dijaga melalui Kementerian Agama,” tegas Zudan.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh peserta wajib mengunduh dan mengisi profil secara lengkap di aplikasi MY ASN, yang kini menyediakan 47 layanan kepegawaian digital untuk mendukung kinerja dan transparansi ASN.
Menag Nasaruddin Umar: ASN Kemenag Bekerja 24 Jam
Kegiatan Latsar CPNS dan Orientasi PPPK Kemenag Tahun 2025 resmi dibuka oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar,Dalam arahannya, Menag menyampaikan bahwa ASN Kemenag bukanlah ASN biasa. Mereka tidak hanya bekerja sesuai jam kantor, tetapi memiliki tanggung jawab moral selama 24 jam sebagai pelayan umat.
“Buat apa Allah mengangkat seseorang menjadi ASN kalau tidak kuat, tidak jujur, dan tidak amanah? Orang yang tidak amanah, tidak mungkin beriman. ASN Kemenag harus menjadi amin, pribadi yang terpercaya—seperti para tokoh-tokoh agama sejak usia muda yang telah meneladani sifat mulia,” ujar Menag.
Menag juga menekankan bahwa ASN Kemenag harus menjunjung tinggi integritas, akhlakul karimah, dan kepekaan sosial, serta mampu menciptakan inovasi pelayanan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Kerja Cerdas, Kerja Keras, dan Kerja Tuntas adalah ciri khas ASN Kemenag. Jadilah ASN yang memberi dampak, bukan hanya menempati jabatan,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa ASN Kemenag harus hadir sebagai pelayan umat yang moderat, profesional, dan siap beradaptasi dengan era digital dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.
Di akhir sambutannya Menag berterimakasih dan mengapresiasi kepada seluruh pihak terkait dalam acara pembukaan Latsar CPNS dan PPPK tahun 2025.
Humas
2026-01-27 15:15:15
2026-01-27 15:15:15
2026-01-19 15:15:15
2026-01-10 15:15:15
11 March 2026
10 March 2026
10 March 2026
