14Mar’25
- rendi
- 4566




Kab. Probolinggo (Humas) – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, memberikan pembinaan kinerja dan integritas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di wilayah tersebut, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Kasubag TU, para Kasi dan Penyelenggara Syariah, serta Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Probolinggo, pada Jum'at (14/3). Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh para pengawas dan penyuluh yang bertugas di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Sruji Bahtiar menekankan pentingnya sikap integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Ia mengingatkan bahwa sebagai ASN, setiap pegawai harus siap ditempatkan di mana saja tanpa mengeluh, karena menurutnya, hal tersebut merupakan takdir terbaik yang telah diberikan oleh Allah SWT.
“Mari kita kawal bersama, kurikulum yang dicanangkan oleh Menteri Agama, yaitu kurikulum cinta, yang menjadi dasar pembentukan karakter dalam dunia pendidikan agama,” ujar Akhmad Sruji Bahtiar.
Kepala Kanwil Kemenag Jatim ini juga mengutip pendapat Imam Al-Ghazali tentang integritas, yaitu menyelaraskan antara perkataan dan perbuatan. Menurutnya, setiap perkataan yang keluar dari mulut seorang ASN harus sejalan dengan tindakannya, karena setiap perkataan akan dimintai pertanggungjawaban.
“Jika kita tidak mampu berpikir dengan baik, jangan pernah berpikir tentang integritas. Integritas itu adalah cermin dari kemampuan kita dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan baik,” tegasnya.
Akhmad Sruji Bahtiar juga mengingatkan para ASN untuk tidak pernah menghitung rezeki dan menganggap bahwa Allah sudah mengetahui apa yang menjadi kebutuhan setiap hamba-Nya. Ia menambahkan, sebagian dari harta yang kita miliki adalah hak orang lain, sehingga sangat penting untuk menjalankan tugas dengan amanah dan tanggung jawab.
Di hadapan para peserta pembinaan, Akhmad juga mengingatkan agar para ASN tidak menjadi “sundel bolong”, yaitu hadir di kantor hanya untuk absen dan tidak melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh. Ia menegaskan bahwa seorang pejabat tidak boleh merasa paling benar atau paling hebat, karena setiap individu memiliki kekurangan dan harus saling mendukung dalam menjalankan tugas negara.
“Jangan pernah merasa diri paling benar atau paling hebat. Kita semua saling melengkapi dan berkolaborasi untuk menjalankan tugas ini dengan baik,” tambahnya.
Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan integritas ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, serta untuk memperkuat komitmen dalam mendukung program-program Kementerian Agama yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dapat menjalankan tugasnya dengan lebih profesional, memiliki integritas tinggi, dan terus berusaha berbuat kebaikan tanpa mengharapkan balasan.(rg)
ed:ev
2026-01-27 15:15:15
2026-01-27 15:15:15
2026-01-19 15:15:15
2026-01-10 15:15:15
11 March 2026
10 March 2026
10 March 2026
