Bekali Moderasi Beragama Bagi Para Dai, Kakanwil Jelaskan 4 Ciri Orang Moderat



Surabaya (Penais) - Muballigh memiliki peran yang sangat penting dalam membina pemahaman dan praktek beragama umat. Maka, cara berpikir serta materi yang disampaikan oleh para dai harus bisa membawa umat untuk saling toleransi demi menjaga NKRI.

Hal tersebut disampaikan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Husnul Maram saat membuka Bimtek Penguatan Kompetensi Penceramah Agama, Senin (20/6) di Mercure Hotel Surabaya.

Menurut ia, penguatan moderasi beragama menjadi modal utama bagi dai dalam menyampaikan materi dakwahnya. "Muballigh harus mempraktekkan moderasi beragama dalam seluruh cara berpikirnya, tingkah lakunya, perkataannya, dan lain sebagainya," terangnya dihadapan 90 orang dai milenial utusan Kankemenag Kabupaten Kota se-Jawa Timur.

Maram lantas menyebutkan empat hal sebagai ciri dari moderasi beragama. Pertama, komitmen kebangsaan berdasarkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

“Ciri yang pertama yaitu kebanggaan kita terhadap empat pilar bangsa, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945,” papar Kakanwil.

Ia menambahkan, jika sudah tidak mempermasalahkan lagi Pancasila, UUD 1945, NKRI maka komitmen kebangsaannya sudah tidak diragukan lagi. 

Yang kedua yaitu toleransi terhadap umat lain yang berbeda agama dalam menjalankan aktivitas ibadah atau keagamaan lainnya. “Toleransi merupakan sikap penting untuk menjaga ketahanan dan persatuan bangsa,” kata ia.

Ketiga yaitu anti kekerasan. “Kita harus menghindari sikap keras kita dalam menghadapi sesuatu. Utamanya yang menurut kita berbeda dengan pandangan kita,” ucapnya.

Yang terakhir yaitu menghargai budaya bangsa yang merupakan kearifan lokal kita.

Sementara itu, Mufi Imron Rosyadi Kepala Bidang Penais Zawa melaporkan kegiatan yang akan berlangsung hingga 2 hari kedepan ini menghadirkan narasumber dari Lemhanas, PWNU, PW Muhammadiyah, Polda dan Pangdam. 

Ia berharap, para dai muda yang mengikuti Bimtek ini dapat menularkan materi moderasi beragama ini kepada masyarakat luas. (Isn)

Editor: and/ev