Menteri Agama Pesankan Prioritas Belanja Produk Dalam Negeri dalam Rakor Evaluasi Serapan Anggran



Jakarta (Humas) – Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Kementerian Agama Tahun 2022 pada Kamis (12/5). Kegiatan yang mengambil tema “Mengakselerasi  Realisasi Anggaran Tahun 2022” ini bertempat di Auditorium Kemenag RI. Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Husnul Maram dan para Kakanwil dari seluruh provinsi di Indonesia turut hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Menag meneruskan amanat presiden dalam hal belanja negara. “Sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo, dalam penyerapan anggaran hendaknya kita utamakan produk - produk buatan dalam negeri. Hal ini akan sangat membantu kelangsungan usaha dalam negeri apalagi setelah dihantam pandemic Covid-19,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Gus Men ini juga meminta agar lebih selektif dalam melaksanakan perjalanan dinas. “Perjalanan dinas - perjalanan dinas yang dilakukan para pegawai harus dapat dipertanggungjawabkan output dan outcomenya. Jika tidak penting dan tidak memberikan efek pada lembaga atau masyarakat maka perlu dirasionalisasikan,” terangnya.

Gus Men juga memotivasi jajaran Kementerian Agama untuk proaktif dalam mensosialisasikan program-program Kementerian Agama dan juga mempublikasikan prestasi-prestasi yang telah dicapai pada publik. “Publikasi ini bukan hanya agar masyarakat tahu program-program dan prestasi-prestasi yang telah dicapai, tetapi hal ini juga penting bagi bapak /ibu sekalian dalam peningkatan karir. Public maupun pimpinan akan tahu prestasi apa yang telah diraih sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan ketika ada promosi jabatan. Jangan berasumsi publik akan tahu sendiri tanpa ada publikasi yang memadai,” jelas Gus Men.

 

Dalam kesempatan ini Gus  Men juga menyinggung tentang layanan pada umat. “Jika ada pengaduan dari masyarakat harus direspon dengan cepat. Keluhan publik harus di selesaikan sesuai aturan,” tegasnya. Menag juga menginstruksikan jika ada berita berita hoax harus segera ditangkal dan diklarifikasi / luruskan.

 

Menag berharap agar para Kakanwil dapat bekerjasama terkait pelaksanaan ibadah haji. “Persiapan kita sudah panjang sementara pelaksanaan ibadah haji kurang 22 hari. Tanpa kerjasama semuanya, realisasi pelaksanaan haji yang memuaskan para jamaah tidak akan tercapai,” jelasnya. Menag juga meminta agar para Kakanwil memastikah para jamaahnya sudah divaksin lengkap sehingga proses administrasi di Arab Saudi akan lebih mudah dilakukan dan lancar. Menag juga meminta agar fasilitas insfrastruktur dipastikan kelayakannya sehingga tidak ada keluhan para jamaah setelah ibadah haji selesai.(ev/and)

Ed:isn