Bertemu Gubernur Jatim, Dirjen PHU Sampaikan Keberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Surabaya dari Bandara Juanda



Surabaya (PHU) - Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag RI Hilman Latief, didampingi Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Husnul Maram, Kepala Bidang PHU, serta beberapa jajaran pejabat Ditjen PHU Kemenag RI bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (11/5) malam.

Pertemuan dengan orang nomor satu di Jawa Timur ini untuk membahas kesiapan Bandara Udara Juanda Surabaya dalam pemberangkatan dan pemulangan jemaaah haji Embarkasi Surabaya menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines (SAA).

Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari SSA mengatakan penerbangan jemaah haji Embarkasi Surabaya tahun ini akan menggunakan Boeing 747-400 dengan kapasitas 450 kursi penumpang.

Hilman Latief mengatakan, jemaah haji Embarkasi Surabaya tahun ini sebesar 16.672 jemaah, dengan rincian 16.048 dari Jawa Timur, 305 jemaah dari NTT, dan 319 jemaah dari Bali. Ia berharap, dengan jumlah jemaah sebesar itu bisa mendapatkan solusi terbaik dalam penerbangan.

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur mengatakan akan membahas secara lanjut dengan Dinas Perhubungan, otoritas Bandara Juanda serta Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur untuk mencari solusi terbaik penerbangan jemaah haji Embarkasi Surabaya.

Terkait pelaksanaan haji yang mensyaratkan vaksin minimal dosis kedua bagi calon jemaah haji, Gubernur Jatim lantas meminta kepada Kakanwil Kemenag Jatim untuk segera melakukan pendataan Jamaah Calon Haji dan segera dilakukan vaksinasi hingga dosis kedua. Vaksinasi ini menjadi kewenangan Pemprov Jatim. "Stok vaksin kami sangat mencukupi," katanya.

Untuk itu, Gubernur Khofifah mengimbau seluruh Jamaah Calon Haji untuk segera melakukan vaksin. "Karena disamping hasil tes PCR, vaksin menjadi syarat mutlak bagi jamaah untuk melakukan perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci," terangnya.(Isn)

Editor: ev/and