Surabaya Laksanakan Diklat Teknis Subtantif Kepala Madrasah Tahun 2021



Kota Surabaya (Inmas), Kelompok Kerja Kepala RA (KKKRA) Kota Surabaya bekerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan Surabaya melaksanakan Diklat Teknis Substantif kepala madrasah tahun 2021, bertempat di Aula Kantor Muslimat NU Surabaya pada Senin (22/11).

Menurut panitia Pelaksana, Muasih Kegiatan diikuti oleh 35 orang peserta dengan Protokol Kesehatan, kegiatan diikuti oleh 35 kepala RA, yang terdiri dari 20 Kepala RA Kota Surabaya, 4 Kepala RA Kab Tuban dan 11 Kepala RA Kabupaten Gresik. Dan dilaksanakan mulai tanggal 22 s.d 27 November 2021.

Plt. Kepala Kankemenag Kota Surabaya, Moh. Amak Burhanudin. Dalam sambutan pembukaan menceritakan pengalaman dan perjuangannya selama menjadi guru dan Kepala Madrasah.

“Guru bukan hanya bisa menjadi guru tetapi bisa menjadi Kepala Madrasah atau pejabat lainnya kususnya pegawai negeri,  karena itu jalani dengan bahagia, ” katanya.

Ia menambahkan penting untuk memperhatikan tugas Kepala Madrasah. Kamad harus memahami tugasnya agar madrasah bisa maju. Diantaranya tugas Manajerial, Kamad harus paham manajemen agar segala kgiatan bisa di pertanggungjawabkan. Tugas supervisi, mengontrol/memantau kegiatan guru. "Tugas kewirausahaan, kamad harus punya inisiatif / ide – ide produktif yang bisa mendatangkan pendapatan di madrasah,” ucapnya

Amak juga menambahkan dalam mengelola Lembaga tidak boleh otoriter, harus demokratis tapi disatu sisi kita juga punya idealis

“Ada program bagus, tapi caranya salah akhirnya tidak terlaksana. Ada strateginya. Libatkan pengawas, atau kasi pendma yang membantu mengkondisikan. Sehingga semua warga madrasah mendukung,” tambahnya

Agar madrasah kita dikenal masyarakat, Amak memotivasi madrasah harus mempunyai ciri khas

“Jadilah yang pertama, akan dikenang. yang terbaru khususnya dalam inovasi. Jadilah yang terbaik, dalam prestasi pertahankan dan tingkatkan, memiliki ciri khas yang berbeda dengan madrasah lainnya,” pungkasnya. (dk)

 

Ed:lai