Kakanwil Pesankan Pengurus FKDT Jatim Untuk Lakukan Hal Ini



Sidoarjo (PD Pontren) - Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Husnul Maram menerima audiensi Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPW FKDT) Provinsi Jawa Timur  di ruang kerjanya, Kamis (18/11). Kehadiran 7 orang pengurus organisasi yang menangani pendidikan madrasah diniyah takmiliyah ini untuk mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan program kerja yang telah dicanangkan FKDT kepada Kakanwil.

Ketua FKDT Jawa Timur, KH Nasrul Marwazi mengatakan, pihaknya telah memprogramkan membuat bahan ajar standar minimal bagi madrasah diniyah. Hal ini, jelas Nasrul karena saat ini belum terdapat standar minimal  pendidikan pada madrasah diniyah. Ia berharap, melalui bahan ajar tersebut, akan ada kurikulum yang standar pada madrasah diniyah se-Jawa Timur. Selain itu, Nasrul menjelaskan program FKDT kedepan, yakni tentang penyelenggaraan Porsadin (Pekan Olah Raga Madrasah Diniyah) Tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan digelar pada September 2022 mendatang di Kabupaten Bondowoso.

Terkait hal ini, Kakanwil berpesan agar FKDT sebagai mitra Kemenag dapat menyesuaikan program kerjanya dengan 7 program prioritas yang telah dicanangkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Diantara 7 program tersebut adalah penguatan moderasi beragama, transformasi digital, revitalisasi KUA, cyber Islamic university, kemandirian pesantren, religiousity index, serta pencanangan tahun moderasi 2022.  

Ia berpesan, FKDT harus terus menjalin sinergitas dengan lintas sektoral agar program kegiatan bisa berjalan dengan maksimal. " Teruslah berkoordinasi, dan berkomunikasi dengan Kementerian agama setempat. Bila ada masalah, janngan gegabah, segera komunikasikan dengan Kemenag. Jangan lupa, jalin koordinasi dengam lembaga lain yang ada, dengan TPQ, organisasi keagamaan yang ada disitu, dan lembaga yang ada," tuturnya.

Kakanwil juga meminta agar FKDT sebagai forum yang menaungi madrasah diniyah dapat mengayomi semua madrasah diniyah yang ada tanpa melihat afiliasi mereka. "Kita harus bisa bersikap moderat, tidak hanya menganggap golongan kita yang paling benar sendiri. Maka, FKDT harus bisa memberikan perlindungan, pembinaan dan memberikan support kepada semua madrasah diniyah, tanpa memandang afiliasi mereka kemana," tegas Kakanwil. (isn)