Rayakan Idul Adha 1442 H, MTsN 3 Nganjuk Sembelih Hewan Kurban



Kab Nganjuk (MTsN 3) – Perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, sebagian siswa yang lain ada kegiatan menasik haji. Akan tetapi kondisi saat ini yang tidak memungkinkan kerena adanya wabah Covid-19, pihak Madrasah menyikapinya dengan bijak. Penyembelihan hewan kurban tetap dilaksanakan pada Rabu (21/7), dengan petugas yang terbatas dan wajib mematuhi protokol kesehatan. Sedangkan untuk pembelajaran ke siswa, pihak madrasah melaksanakan kurban terpadu yang seluruh proses pelaksanaan penyembelihan kurban sampai pendistribusian di video, dijelaskan proses penyembelihannya, pengulitan, penimbangan, pendistribusian serta pemanfaatan kulit hewan kurban.

“Perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya. Biasannya pada saat Hari Raya Idul Adha seperti ini selain ada penyembelihan hewan kurban juga ada kegiatan menasik haji. Untuk pelaksanaan kurban tahun ini, MTsN 3 Nganjuk menyembelih satu sapi dan satu kambing untuk kurban terpadu pada Rabu (21/7). Panitia yang terlibat dalam penyembelihan hewan kurban pun sangat terbatas dan semuannya wajib mematuhi prokes. Sebagai bahan pembelajaran ke siswa, pihak Madrasah telah menugaskan beberapa guru untuk mendokumentasi, menjelaskan proses penyembelihan sampai pendistribusian. Dengan penjelasan tersebut diharapkan siswa bisa faham bahwa dalam penyembelihan hewan. "Sebenarnya kita telah menerapkan ilmu Pengetahuan dengan memadukan 5 Mata Pelajaran (Agama, Matematika, IPS, IPA dan SBK),” jelas Arif Setiawan selaku ketua panitia.

Dalam kesempatan yang sama Sundosin selaku Kepala MTsN 3 Nganjuk menegaskan kepada seluruh panitia bahwa semuannya wajib mematuhi prokes. “Karena ini masih masa PPKM, maka seluruh panitia wajib mematuhi prokes. Dan bagi masyarakat sekitar yang nantinya mengambil daging kurban tolong diingatkan untuk memakai masker, jaga jarak, jangan sampai berkerumun. Untuk proses pengambilan daging diusahakan jangan sampai masuk halaman utama, cukup di gerbang depan dibawah lorong,” ucap Sundosin.

Hewan yang dikurbankan merupakan hasil jariyah dari siswa kelas 7, 8 dan 9 serta jariyah bapak/ibu guru juga staff MTsN 3 Nganjuk. Masyarakat yang mengambil daging kurban pun seluruhnya mematuhi prokes, karena saat pembagian kupon, di kupon tersebut dituliskan bahwa saat pengambilan daging kurban diwajibkan untuk mematuhi prokes. Ada sekitar 398 daging kurban yang dapat dibagikan ke masyarakat sekitar MTsN 3 Nganjuk, Karyawan, Komite, Ta’mir Musholla, Pemboleng, OSIS dan Panitia. (am)

  1. Ed:ev