berita Terkini
  • Selasa, 24 Mei 2016, 15:38 KANKEMENAG KAB. NGAWI SERAHKAN SK CPNS K1/K2 TAHUN 2016 Kab.Ngawi (Sub Bag TU) – Setelah berthun-tahun para guru maupun pegawai honorer di lingkungan Kankemenag Kab. Ngawi dirundung kegelisahan menunggu kepastian nasib diri mereka menjadi pegawai negeri di Kementerian Agama, hari ini mereka boleh lega karena dapat dipastikan menerima SK CPNS Kementerian Agama. Sebelum SK diserahkan, 35 Calon Pegawai Negeri Sipil ( 24/5 ) berkumpul di aula BP. Al Falah Kankemenag Kab. Ngawi untuk menerima pembinaan dan Pengarahan dari Kepala Kankemenag Kab. Nga...
  • Selasa, 24 Mei 2016, 15:08 Rapat Koordinasi Penyuluh Agama Fungsional Kab. Pasuruan (Penyuluh Agama Islam) - Penyuluh Agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam melaksanakan penerangan agama Islam di tengah pesatnya dinamika perkembangan masyarakat Indonesia. Perannya sangat strategis dalam rangka membangun mental, moral, dan nilai ketaqwaaan umat serta turut mendorong peningkatan kualitas kehidupan umat dalam berbagai bidang baik di bidang keagamaan maupun pembangunan. Sehingga dalam menjalankan tugasnya seorang penyuluh harus memiliki persyaratan dasar...
Link Banner
Renungan
  • Milik-Nyalah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (asy-Syuura: 12)
  • Harta yang kau peroleh sebagai hasil jerih payahmu sendiri- itulah yang terbaik; Harta yang kau peroleh sebagai warisan dari ayahmu, masih tergolong baik; Yang tidak baik adalah pemberian ibumu; lebih lebih lagi pemberian istrimu; Namun di atas segalanya adalah rampasan penjarahan sangat tidak baik.(Niti Sastra 2.2)
  • Marilah KepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28)
  • Seseorang yang mula-mula hidup tidak waspada, tetapi kemudian hidup dalam kewaspadaan, maka ia akan menerangi seluruh dunia seperti bulan yang tidak lagi tertutup oleh awan. (Loka Vagga: 13:6)
  • Kesombongan tidak boleh diperpanjang; keinginan tidak boleh diperturut. Cita tidak boleh menjadi jenuh/penuh; kesenangan tidak boleh sampai puncak. (LI JI IA. I.2)
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 2.139495 detik
    Diakses dari alamat : 10.1.7.240
    Jumlah pengunjung: 4667949
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.