berita Terkini
  • Senin, 27 Juni 2016, 14:33 PAI Fungsional Kankemenag Kota Blitar Bagikan Takjil Kota Blitar (Penyuluh) – Para Penyuluh Agama Islam (PAI) Fungsional Kantor Kementerian Agama Kota Blitar, Minggu (26/06), menggelar acara Pembagian Takjil Puasa Ramadhan 1437 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu ruas jalan protokol yang ada di Kota Blitar, tepatnya di Jalan Sodanco Soeprijadi. Enam dari tujuh Penyuluh Agama Islam (PAI) Fungsional Kantor Kementerian Agama Kota Blitar, ikut dalam acara ini. Kecuali Ketua Kelompok Kerja Penyuluh yang pada waktu bersamaan sedang me...
  • Senin, 27 Juni 2016, 14:30 Pengawas Hantarkan Dua Finalis Festival Ramadhan Kota Blitar (Inmas) – Kemarin pagi, Minggu (26/6), Pejabat Pengawas Kantor Kementerian Agama Kota Blitar menghantarkan dua finalis Grand Final Dai Cilik dalam Festival Ramadhan Tahun 1437 H / 2016 M di Frontage Graha Pena Jalan Ahmad Yani Surabaya asal Kota Blitar. Acara penghantaran dilakukan di halaman MI Perwanida Kota Blitar. Selain para pejabat pengawas, pada acara pelepasan tersebut juga dihadiri oleh pembina-pembina dai cilik, orangtua serta beberapa ustadz dan uztadzah MI Perwanid...
Link Banner
Renungan
  • Milik-Nyalah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (asy-Syuura: 12)
  • Harta yang kau peroleh sebagai hasil jerih payahmu sendiri- itulah yang terbaik; Harta yang kau peroleh sebagai warisan dari ayahmu, masih tergolong baik; Yang tidak baik adalah pemberian ibumu; lebih lebih lagi pemberian istrimu; Namun di atas segalanya adalah rampasan penjarahan sangat tidak baik.(Niti Sastra 2.2)
  • Marilah KepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28)
  • Seseorang yang mula-mula hidup tidak waspada, tetapi kemudian hidup dalam kewaspadaan, maka ia akan menerangi seluruh dunia seperti bulan yang tidak lagi tertutup oleh awan. (Loka Vagga: 13:6)
  • Kesombongan tidak boleh diperpanjang; keinginan tidak boleh diperturut. Cita tidak boleh menjadi jenuh/penuh; kesenangan tidak boleh sampai puncak. (LI JI IA. I.2)
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 1.980463 detik
    Diakses dari alamat : 10.1.7.240
    Jumlah pengunjung: 4790905
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.