Senin, 18 Juni 2012 –
ADVOKASI TENTANG IMPLEMENTASI INPRES NO 12 TAHUN 2011 DI LINGKUNGAN INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2012

Nganjuk, Jatim (Humas)—Bertempat di Aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk pada hari Jum’at tanggal 15 Juni 2012 di laksanakan kegiatan Advokasi Tentang Inpres No 12 Tahun 2011 Di Lingkungan Instansi Pemerintah Tahun 2012, yang merupakan kerja sama BNN (Badan Narkotika Nasional ) Kabupaten Nganjuk dengan Kantor Kementerian Agama Kab.Nganjuk.

Kegiatan ini di buka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Nganjuk yang di wakili oleh Drs.H.Imam Mujaib.M.HI selaku Ka.Subag TU Kemenag Kab.Nganjuk, dalam sambutanya beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta serta berharap bahwa yang hadir disini mempunyai tanggung jawab terhadap pribadinya sendiri dan masyarakat, juga anak didiknya dalam memberantas Narkoba, karena semua peserta adalah guru di madrasah.

Masih dalam sambutan beliau bahwa Kemenag mempunyai lembaga formal dan Non formal yang kesemuanya melibatkan anak bangsa yang tidak menutup kemungkinan menjadi pengguna Narkoba, tetapi sampai saat ini mereka semua masih selamat dari penggunaan Narkoba. Dengan harapan mudah-mudahan Tahun 2015 bebas Narkoba sebagaimana slogan BNN (Badan Narkotika Nasional).

Acara yang juga di hadiri ketua BNN Kab.Nganjuk Kompol Suparji MM menyampaikan bahwa Penanggulangan Narkoba tidak hanya menjadi Tanggung Jawab BNN saja tetapi menjadi tanggung jawab kita semua sebagaimana Intruksi Presiden No 12 Tahun 2011 bahwasanya Instansi Pemerintah baik Sipil,TNI dan Polri mempunyai tanggung jawab dan berperan aktif dalam menanggulangi penyalahgunaan dan penyebaran Narkoba.

Drs. Muclis Ariyanto sebagai salah satu nara sumber dalam kegiatan ini menyampaikan materi Methode Pencegahan penyalahgunaan Narkoba, bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba bisa kita lakukan dengan “ Metode Preventif “ , yakni suatu Upaya yang dilakukan sebelum terjadi penggunaan atau pemakaian Narkoba, dan sering di sebut sebagai upaya pencegahan, juga “ Metode Kuratif “ yakni suatu Upaya yang dilakukan sesudah terjadi penyalahgunaan atau pemakaian Narkoba.

Dilanjutkan oleh Drs. Mardiyanto yang menyampaikan bahwa sepintas cirri-ciri pengguna Narkoba : – Ciri Pemakai Ganja : Cenderung lusuh, mata merah, Kelopak mata Mengatup terus, doyan makan karena perut merasa lapar terus dan suka tertawa jika terlibat pembicaraan lucu tapi tidak nyambung. – Ciri pemakai Heroin/Putaw : sering menyendiri di tempat gelap sambil dengar music, malas mandi karena kondisi badan selalu kedinginan, badan kurus, layu serta selalu apatis terhadap lawan jenis. (Nur)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.011109 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.4
Jumlah pengunjung: 2503545
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.