Rabu, 4 April 2012, 11:50 –
PEMBINAAN PEMBANTU PEGAWAI PENCATAT NIKAH (P3N) KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LUMAJANG TH.2012

Lumajang Jatim (Urais)—Dalam upaya untuk meningkatkan pemahaman keberadaan P3N dalam melaksanakan tugas-tugas dalam pelayanan masyarakat pada KUA Kecamatan perlu diadakan pembinaan. Bertempat di aula Kantor Kementerian Agama pada tgl. 02 April 2012 diselnggarakan pembinaan P3N. dengan menghadirkan peserta sebanyak 85 Orang dari Pembantu PPN se Kabupaten Lumajang

Kasi urais ( Drs. Moh. Junaidi,MA ) menyampaikan tujuan pembinaan ini adalah untuk meningkatkan SDM pembantu PPN, terwujudnya pelayanan NR yang prima pada KUA Kecamatan, terbentuknya pembinaan keluarga sakinah dan pelaksanaan keagamaan. Dalam kegiatan ini beliau juga menyampaikan tentang PMA NO 11 th 2007, Keberadaan Pembantu PPN memiliki peranan yang cukup penting untuk membantu tugas PPN didesa. Pembantu PPN dalam pengangkatan , pemberhentian dan penetapan wilayah tugasnya dilakukan dengan surat keputusan Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota atas usul Kepala Kepala KUA dengan mempertimbangkan rekomendasi Kepala Seksi yang membidangi Urusan Agama (Urais) Berkenaan dengan adanya Intruksi Dirjen Bimas Islam No. Dj.11/113 th.2009 mengintruksikan kepada kepala Kanwil untuk memerintahkan kepala Kepala Depag untuk : melakukan penghentian pengangkatan terhadap Pembantu PPN yang telah habis masa waktunya dan tidak mengangkat terhadap Pembantu PPN baru, kecuali bagi daerah daerah yang sangat memerlukan dengan persetujuan tertulis dari Dirjen Bimas Islam, melakukan konsolidasi dengan masing masing Pemerintah Desa/ kelurahan, memerintahkan kepada para kepala KUA Kecamatan untuk langsung meneirima penaftaran pencatatan nikah dan rujuk dari setiap calon pengantin . Dengan adanya Intruksi itu maka Kepala Kemenag tidak berani memberi SK, dan otomatis tidak ada honor dari DIPA dari pemerintah. , untuk melaksanakan tugasnya sebagai Pembantu PPN supaya minta surat tugas dari kelurahan/ desa. Walaupun dengan adanya perubahan peraturan yang dampaknya tidak adanya honor dari pemerintah diharap pembantu PPN tetap melaksanakan tugasnya dengan hati yang ikhlas, nikmati dan syukuri rizqi yang ada , lebih lanjut beliau juga berpesan kepada pembantu PPN jangan sampai ada penyimpangan tentang biaya nikah, dalam melaksanakan tugas untuk pemberkasan nikah supaya lengkap, dan mohon dicermati masalah indentitas catin supaya tidak ada masalah dalam melaksanakan tugas dan selanjutnya acara ini diteruskan dengan dialog (ziza)
FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.017375 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.68
Jumlah pengunjung: 2573399
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.