Selasa, 12 Maret 2013 –
MTsN Sidoarjo Selenggarakan LDKS unutk Membentuk Siswa Berjiwa Pemimpin yang Berkarakter dan Unggul

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) MTs Negeri Sidoarjo diselenggarakan dalam rangka Pembinaan Kepemimpinan pada pengurus OSIS baru. Acara tersebut dilaksanakan selama tiga hari (15-17/1) di The Survival Outbound Team (TSOT), Taman Dayu, Pandaan.

Bapak H. Agus Suwito, S.Ag. M.Pd.I., selaku Kepala MTsN Sidoarjo dalam sambutan pembukaannya berpesan kepada seluruh peserta LDKS untuk senantiasa menjaga diri dan nama baik sekolah, menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan, mengikuti materi dan kegiatan dengan baik, menghormati para pembina, dan disiplin waktu. Dalam sambutannya, Bapak Agus Suwito juga berharap semoga sepulang LDKS semua pengurus OSIS yang baru mampu menjadi contoh yang baik bagi teman-teman di sekolahnya dan dapat mengamalkan ilmunya untuk kemajuan MTsN Sidoarjo.

Acara itu diikuti oleh 61 peserta yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang merupakan kader terpilih sebagai pengurus OSIS baru di MTsN Sidoarjo.Bapak Drs. Rokhmad Rusdiono, M.M. selaku Waka Kesiswaan sekaligus penanggung jawab pelaksanaan LDKS mengatakan bahwa tujuan diadakannya LDKS adalah untuk mengembangkan potensi atau bakat kepemimpinan pada diri pengurus OSIS baru yang nantinya diharapkan memiliki keterampilan dan pemahaman tentang organisasi yang lebih baik, memiliki karakteristik seorang pemimpin yang intelek, kreatif serta nalar berpikir yang berguna, memiliki keberanian dan berperan aktif dalam menyuarakan aspirasi para siswa kepada pihak sekolah.

Lanjut Pak Rokhmad bahwa ada beberapa hal yang harus ditanamkan pada diri pengurus OSIS baru antara lain: kedisiplinan, kemandirian, kejujuran, keberanian, dan bertanggung jawab. Sedangkan bentuk kegiatan LDKS meliputi: pertama, Teori Kepemimpinan, kedua, Menyusun Program Kerja dan Kewajiban Pengurus OSIS secara Umum, ketiga, PBB, keempat, Pembinaan Jasmani dan Rohani, kelima, Outbond.

Melalui kegiatan LDKS kita bentuk pemimpin yang berkarakter dan unggul pada diri pengurus OSIS baru, sehingga mampu mewujudkan fungsinya sebagai wadah kegiatan para siswa di sekolah bersama-sama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya tujuan pembinaan kesiswaan, seperti kepemimpinan, ekstrakurikuler, dan wawasan wiyata mandala. Tanpa saling bekerja sama dari berbagai jalur maka peranan OSIS sebagai wadah kegiatan para siswa di sekolah tidak akan berfungsi. (Im2)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.011322 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 2429197
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.