Kamis, 31 Januari 2013, 23:09 –
KKG PAI Kab Sidoarjo Gelar Workshop Media Pembelajaran Berbasis ITC

Kab Sidoarjo. Jatim. (Mapenda). Mengawali tahun 2013 ini, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI), guru-guru PAI yang mengajar di SD, mendapat berkah besar.KKG PAI kab Sidoarjo termasuk dari salah satu dari 38 kabupaten/kota yang mendapat DIPA bantuan dari direktorat PAIS kemenag untuk melaksanakan workshop. Oleh karena itu, pada hari Rabu- Kamis, 30-31 Januari 2013 ini mereka menggelar kegiatan “ Workhshop Media Pembelajaran Berbasis ITC” di aula kementerian agama kab Sidoarjo. Kegiatan tersebut diresmikan oleh Drs. H Nur Sjamsudin, M.Si (Kepala Kankemenag kab Sidoarjo) pada pukul 09.10 Wib. Turut hadir dalam meresmikan workshop tersebut adalah Dra Hj Fadlilah (Kasi Mapenda), H Musta’in Baladan, M.Pd (Sektertaris Dinas Pendidikan kab Sidoarjo), Drs. H Miftah (Ketua KKG PAI), dan dua nara sumber dari LPTK IAIN Sunan Ampel Surabaya ( Dr M. Nu’man, M.Ag dan Taufiq Siradj, M.Ag).

Drs. H Miftah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada mapenda kemenag Sidoarjo atas bimbingan dan pembinaannya sehingga KKG PAI di Sidoarjo dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan pembinaan kualitas guru agama Islam si sekolah. Dengan adanya kegiatan ini dan pembinaan-penbinaan lainnya maka KKG PAI betul-betul diurus sehingga kami semua tidak dianaktirikan. Yang mengikuti kegiatan workshop ini ada 54 guru agama Islam. Tiap kecamatan mengirimkan 3 guru. Di Kabupaten Sidoarjo ada 18 kecamatan sehingga total pesertanya adalah 54 guru. Alhamdullilah mareka sudah hadir semua di aula kankemenag ini. Ketua KKG PAIS ini kemudian menghimbau agar guru PAI wajib melek (menguasi) penggunaan computer (IT).

Drs. H Nur Sjamsudin,M.Si dalam sambutan peresmiannya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kinerja KKG PAI sehingga acara workshop ini terselenggara. Ia meminta agar kegiatan workshop selama dua hari ini dijadikan oleh guru PAI yang ikut acara ini sebagai ajang saling memberi informasi, silaturrahim, koordinasi, singkronisasi, evalusiasi dan member solusi antara guru satu dengan guru lain. Jangan ada guru PAIS disaat berkumpul sesama guruPAIS sekabupaten ini ketinggalan informasi tentang kependidikan terutama yang menyangkut PAI.

Drs Mustain Baladan, M.Pd dan Drs Nur Sjamsudin, M.Si meminta agar guru PAIS menjadi teladan atau uswatun hasanah bagi guru-guru maple lainnya dalam hal kedisplinan, ketertiban mengajar, dan kualitas memberi pembelajaran kepada peserta didik. Jangan sampai guru agama dipandang rendah atau tidak berkualitas oleh guru-guru lain karena guru PAIS tidak tertib dan tidak disiplin dalam mengajar. (iim)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.045411 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 2634124
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.