Selasa, 24 Mei 2011 –
Rapat Koordinasi Komunikasi Intelejen Daerah

Surabaya, 24/5 (Humas) Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Drs.H.Sutrisno Rahmad,SE,M.Pd,MM memberikan materi dengan judul Pandangan dan sikap Kementerian Agama terhadap Isu Negara Islam Indonesia (NII) pada Rapat Koordinasi Komunikasi Intelejen Daerah yang di laksanakan oleh Badan Kesbangpol Prov.Jatim, dalam pemaparan yang di sampaikan secara Paralel bersama pemateri lainnya antara lain Rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya Prof.Nursyam dan Ketua MUI Jatim DR.KH.Abdul Somad, Kakanwil menyampaikan bahwa munculnya Radikalisme Islam disebabkan oleh Respon terhadap modernisasi dan sekularisasi, fundamentalisme abad ke-20 merupakan reaksi terhadap kebudayaan sekuler dan ilmiah yang muncul pertama kali di Barat yang kemudian merambah ke berbagai penjuru dunia dan juga Kapitalisme global yang merupakan problem kemiskinan serta Konstalasi politik global dan Skripturalisme ideologis.

Untuk itu secara global Kementerian Agama melakukan pencegahan terhadap meluasnya gerakan NII di Indonesia :

Pertama : merekonstruksi kurikulum dan pola pengajaran pendidikan agama di institusi-institusi pendidikan dan Pondok pesantren.

Kedua : Mengoptimalkan peran ulama untuk mendakwahkan nilai-nilai keislaman yang damai dan inklusif.

Ketiga : Karena radikalisme Islam terkait dengan politik global, maka perlu wawasan global. Dengan memahami kompleksitas masalah yang melatarbelakangi, kita sangat berharap gerakan radikalisme agama dapat diatasi secara tegas dan komprehensif. (@riel)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.059625 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 2419217
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.