Kamis, 18 Oktober 2018, 21:49

thumbnail

Komunikasi Efektif Orang Tua dan Anak di Era Digital dalam Parenting Education di MTsN 1 Sidoarjo

Kamis, 20 September 2018, 22:12

Kab. Sidoarjo (MTsN 1) – Pelakasanaan Parenting Education di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 (MTsN 1) Sidoarjo, Rabu (19/9) di halaman utama MTsN 1 Sidoarjo berlangsung sangat khidmat.

Parenting merupakan salah satu program terpenting di MTsN 1 Sidoarjo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX beserta orang tua serta guru yang bertujuan untuk membangun kesepahaman antara madrasah dan orang tua dalam mendampingi anak. Kegiatan ini dilakukan karena di era digital ini orang tua memiliki saingan berat dalam mendidik anaknya, terutama teknologi internet.

Pada kegiatan parenting ini, madrasah mengundang pembicara Suhadi Fajray dengan tujuan yang sama yaitu mengajak orang tua agar menjadi seorang tokoh utama untuk anaknya, orang tua harus lebih aktif karena anak menghabiskan waktu terbanyak bersama orang tua. Sehingga peran orang tua bukan sekedar sebagai orang tua yang membesarkan anak, tetapi harus menjadi orang tua yang mendidik anak.

“Orang tua adalah bagian terpenting yang tidak tergantikan. Di tengah kesibukan, orang tua tidak memiliki alasan untuk tidak memiliki kualitas hubungan terhadap anaknya. Salah satunya dengan memanfaatkan gadget sebagai alat edukatif bukan sebagai alat yang justru menjerumuskan masa depan anak-anaknya. Pendidikan terhadap orang tua sangatlah penting dan perlu dilakukan terkait pola asuh anak. Orang tua harus sejalan dengan pendidikan di madrasah dalam menumbuhkan karakter anak melalui pembiasaan-pembiasaan yang  positif yang sudah dilakukan di madrasah. Orang tua harus aktif dalam membentuk karakter anak, aktif menciptakan kegiatan yang bersifat edukatif terhadap anak, sehingga orang tua menjadi faktor edukasi yang sangat penting untuk masa depan anak-anaknya sebab madrasah tidak bisa memenuhi dan melayani semua kebutuhan anak.” kata Suhadi Fajray dalam pembicaraannya.

Kepala madrasah, Achmad Saifullah dalam sambutannya berkata, “Di madrasah, kami berusaha membentuk karakter anak dengan pembiasaan seperti: menitipkan Hand Phone (HP) selama pembelajaran, artinya anak tidak dibiarkan berlama-lama bermain HP selama belajar, pembiasaan salat dhuha, khotmil Qur’an selesai salat dhuha, berdoa, salat dhuhur berjamaah, istighosah, hafalan Juz ‘Amma, bahkan kami juga memfasilitasi anak-anak yang sudah memiliki hafalan beberapa Juz Al-Quran. Harapan kami, para orang tua dapat meneruskan pembiasaan-pembiasaan itu di rumah, agar bisa bersama-sama mengantarkan menjadi anak yang shalih shalihah, anak yang manfaat ilmunya, anak yang bisa dibanggakan yang bisa mengangkat derajat dan penolong orang tua di hadapan Allah SWT.” (Neng_Ima)

Editor: isn

Bagikan ke Teman Anda :

Dibaca Oleh 72 Pengunjung