Sabtu, 20 Oktober 2018, 18:46

thumbnail

Kemenag Berupaya Bentuk Kampung Zakat

Selasa, 17 Juli 2018, 07:31

Kab. Probolinggo (Inmas) - Gerakan inovasi dan perubahan yang dilakukan oleh Kementerian Agama terus saja bergulir, hal ini sebagai tindak lanjut adanya tugas Diklatpim khusus para Kepala Kankemenag seluruh Indonesia secara In-Out, Senin (16/7)

Sebagai tidaklanjut Kepala Kankemenag H. Santoso mengumpulkan para Kasi-Penyelenggara untuk membahas program program inovasi untuk menuju kementerian yang inovatif, banyak usulan dan gagasan yang muncul seperti PTSP, Pelayanan Haji Satu Atap, Peningkatan Perekonian Berbasis Agama hingga akhirnya mengarah pada Kampung Zakat.

Program Kampung Zakat yang akan diangkat adalah upaya Optimalisasi Peran Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Melalui Kampung Zakat Terpadu Binaan Kantor Kemenag Probolinggo, gagasan ini muncul dengan beberapa alasan berikut; (1) Keinginan umat Islam Indonesia untuk meyempurnakan pelaksanaan ajaran agamanya. Setelah mendirikan shalat, berpuasa selama bulan Ramadhan dan bahkan menunaikan ibadah haji ke Mekkah, umat Islam semakin menyadari perlunya penunaian zakat sebagai kewajiban agama; kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap orang yang mampu melaksanakannya karena telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan. (2) Kesadaran yang semakin meningkat di kalangan umat Islam tentang potensi zakat jika dimanfaatkan sebaik-baiknya, akan dapat memecahkan berbagai masalah sosial di Indonesia. (3) Usaha-usaha untuk mewujudkan pengembangan dan pengelolaan zakat di Indonesia makin lama makin tumbuh dan berkembang.

Jangka waktunya dibuat tiga tahap; pendek, menengah dan panjang yang manfaatnya untuk; Meningkatnya pemahaman keagamaan masyarakat sesuai dengan misi, Meningkatnya kualitas dan potensi ekonomi keagamaan sesuai dengan  Visi Kementerian Agama "Terwujudnya Masyarakat Indonesia yang Taat Beragama, Rukun, Cerdas, dan Sejahtera Lahir Batin dalam rangka Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong" (Keputusan Menteri Agama Nomor 39 Tahun 2015). (Aan).

Editor: isn/hans

Bagikan ke Teman Anda :

Dibaca Oleh 50 Pengunjung