Sabtu, 20 Oktober 2018, 18:41

thumbnail

Kepala Kemenag Ikuti Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1439 H

Rabu, 16 Mei 2018, 12:24

Kab. Pasuruan (Peny. Syariah) - Dalam rangka merealisasikan sebuah hadits tentang penetapan awal Ramadhan dan akhir Ramadhan maka Penyelenggara Syariah Kankemenag Kab. Pasuruan bersama dengan tim Badan Hisab Rukyah (BHR) Kab. Pasuruan melaksanakan Rukyatul Hilal yang dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Mei 2018 pukul 17.00 Wib di Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Pasuruan LAPAN Watukosek Gempol Kab. Pasuruan.

Kepala Kankemenag H. Mohammad As’adul Anam dalam pengarahannya menjelaskan bahwa LAPAN Watukosek ini merupakan tempat yang sangat representative dalam melaksanakan kegiatan rukyatul hilal. Dimana pelaksanaan Rukyatul Hilal ini merupakan tugas pokok dan fungsi dari Kantor Urusan Agama (KUA), sehingga semua kepala KUA wajib bisa menghisab atau merukyatul hilal. Oleh karena itu bagi kepala KUA yang belum bisa agar dapat mengkondisikan (belajar) sebab segala aspek urusan keagamaan berinduk di KUA Kecamatan.

Ia berharap dari adanya pelaksanaan rukyatul hilal ini adalah agar masyarakat lebih dewasa dalam mensikapi berbagai keputusan yang dikeluarkan oleh Lajnah Falakiyah NU, Muhammadiyah, SAC, dll, sehingga hal ini mengandung pendidikan bagi masyarakat agar dapat lebih dewasa dalam berfikir, bersikap dan tak mudah terprofokasi oleh fihak-fihak yang tidak bertanggung jawab.

Selanjutnya Saad Al Fatih Muhasib Kankemenag Kab. Pasuruan menjelaskan bahwa tempat Lapan Watukosek ini berada pada Lintang 07? 34’ 2,4 LS, Bujur 112? 40’ 33” BT dengan ketinggian 48 M diatas permukaan laut.

Masih menurut Saad, adapun metode yang digunakan pada rukyatul hilal ini adalah Emphiris, dengan ijtimak akhir bulan sya’ban 1439 H jatuh pada hari selasa, 15 Mei 2018, pukul 18:50;14. Tinggi hilal hakiki -00? 04’ 18”, Tinggi hilal mar’i 00? 00’ 01”, lama hilal di atas ufuk -00:00;48, matahari terbenam (ghurub) pada pukul 17:19;56, Azimut matahari 288? 55’ 35”, Azimut bulan 284? 05’ 56”, posisi hilal disebelah kiri matahari tengkurap miring ke kanan.

Setelah dilaksanakan rukyatul hilal oleh beberapa Muhasib maka diputuskan bahwa Hilal tidak nampak atau tidak dapat dilihat yang selanjutnya akan dilaporkan ke Kanwil Kemenag Prov. Jatim. (fin/emen)

Editor : hans/isn   

Bagikan ke Teman Anda :

Dibaca Oleh 87 Pengunjung