logo

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA KANTOR WILAYAH PROVINSI JAWA TIMUR

Jalan Raya Bandara Juanda No.26, Telp. (031) 8686014, E-mail : kanwiljatim@kemenag.go.id

Selamat Datang di Situs Web Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Jalan Raya Bandara Juanda Nomer 26 Sidoarjo Jawa Timur Telepon 031-8686014.

As'adul Anam : Amanah Madin Adalah Terbentuknya Pembentukan Karakter Siswa (Santri)

Rabu, 14 Februari 2018, 15:58
As'adul Anam berikan arahan dihadapan para pengurus FKDT DPC Pasuruan

Kab. Pasuruan (PD. Pontren) – Rapat Koordinasi dan Konsolidasi jajaran pengurus Forum Komunikasi Diniyah Ta’miliyah DPC Kab. Pasuruan hari ini dilaksanakan dengan berlokasikan di Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kab. Pasuruan, Rabu (14/2/18).

Acara yang dimulai tepat pada pukul 13.30 dihadiri oleh Kepala Kemenag Kab. Pasuruan H. Mohammad As’adul Anam, Kabid Pergurag H. Achmad Yusuf, Kasi PD. Pontren H. Ach. Sarjono, Ketua FKDT Kab. Pasuruan Ust. Nasrullah dan jajaran kepengurusan FKDT.

Kepala Kemenag yang juga sebagai Dewan Pembina FKDT DPC FKDT diawal sambutan dan pengarahannya mengatakan bahwa keberadaan FKDT Kab. Pasuruan sangatlah berbeda dengan keberadaan FKDT Kabupaten maupun Kota lainnya, hal demikian dikarenakan FKDT Kab. Pasuruan keberadaannya ditunjang dengan amanah Perda dan Perbub, oleh sebab itu hendaknya keberadaan FKDT disini bisa menjadi fasilitator dan memiliki sumbangsih yang signifikan bagi lembaga pendidikan yang berazaskan keagamaan, khususnya lembaga pendidikan diniyah atau Madin.

Adanya FKDT kiranya dapat mengenalkan masyarakat Pasuruan bahwa adanya program wajib Madin itu benar adanya. Lebih dari itu, FKDT harus bisa membuat program Madin yang berstandart dengan catatan minimal satu Kecamatan satu Madin yang berstandart, maka akan ada 24 Madin yang berstandart sebagai Madin Eksibisi bagi lembaga Madin lainnya, hal ini sebagai perangsang dan stimulus untuk terwujudnya Madin yang berkarakter, ucap Anam.

Lebih detail, Kepala Kemenag yang juga selaku dewan Pembina FKDT mengibaratkan di tahun 2018 ini adalah sebagai tahun eksibisi untuk menuju peningkatan kualitas mutu pendidikan dari Madin itu sendiri, baru berikutnya ditahun yang akan datang sebagai tahun peningkatan mutu yang sudah berstandart menjadi lebih baik lagi.

“Jangan sampai semakin banyaknya Madin proses untuk meningkatkan mutu dan karakter santri (anak didik) kita malah lepas dikarenakan kesibukan mencari santri atau siswa atau bisa juga disebabkan urusan intern yang ada,” pesan Anam dihadapan pengurus FKDT.

Maka dari itulah, buatlah rambu rambu antara lembaga pendidikan Formal (umum) dengan lembaga keagamaan kita (Madin). Hal ini dikarenakan lembaga pendidikan Formal juga merupakan amanah undang undang yang sudah ada sejak dulu. Untuk itulah kemas sebaik mungkin agar keduanya berjalan dengan bvaik dan maksimal tanpa menciptkan benturan-benturan baik waktu maupun pelaksanaannya.

“Amanah Madin adalah terbentuknya pembentukan karakter siswa (santri), maka jangan sampai sedikitpun melupakan akan amanah itu. Ia pun berharap dengan kepengurusan FKDT ini janganlah menjadi bagian yang bisa membelenggu kita yang akhirnya menghilangkan tujuan awal dari adanya Diniyah melalui FKDT yang ada. Berikan dan tunjukkan bukti pada Pemda bahwa masyarakat benar-benar butuh adanya Madrasah Diniyah, tuturnya. (emen)

Editor : hans/isn/mn



Editor : pasuruankab

Berita Terkait

Kepala KUA Purwosari Sosialisasi Konvensi Hak Anak Dan Pembentukan Forum Anak

Jum'at, 23 Februari 2018, 13:56

Kab. Pasuruan (Bimais) – Dinas Kependudukan dan Keluarga Berncana menyampaikan bahwa kegiatan diselenggarakan dalam rangka mencegah terjadinya kekerasan guru terhadap siswa /orang tua terhadap a...

MTsN 4 Pasuruan Gelar Jumat Berkah

Jum'at, 23 Februari 2018, 14:09

Kab. Pasuruan (MTsN 4) - Di dunia ini terdapat tujuh hari dalam satu pekan. Dalam satu pekan itu Allah SWT selalu memberikan rahmat-Nya yang tak terbatas. Namun di antara tujuh hari tersebut, terd...

Antisipasi Difteri, MTsN 4 Pasuruan Adakan Imunisasi

Jum'at, 23 Februari 2018, 14:15

Kab. Pasuruan (MTsN 4) - Difteri merupakan penyakit menular yang disebabkan kuman Corynebacterium diptheriae. Kuman menyerang saluran pernapasan hingga bisa menyebabkan kematian. Difteri termasuk sala...

As'adul Anam : Organisasi Tanpa Koordinasi Tak Akan Bisa Berjalan Dengan Baik

Rabu, 21 Februari 2018, 11:03

Kab. Pasuruan (PAIS) – Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kan Kemenag Kabupaten Pasuruan pagi ini menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakoor) Seksi Pendidikan Agama Islam Tahun Anggaran 2018, Ra...