logo

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA KANTOR WILAYAH PROVINSI JAWA TIMUR

Jalan Raya Bandara Juanda No.26, Telp. (031) 8686014, E-mail : kanwiljatim@kemenag.go.id

Selamat Datang di Situs Web Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Jalan Raya Bandara Juanda Nomer 26 Sidoarjo Jawa Timur Telepon 031-8686014.

Workshop Problematika Hukum Waris, Kecamatan Bangil Hadirkan Kepala KUA Sebagai Narsum

Rabu, 14 Februari 2018, 10:32
Pelaksanaan Workshop Problematika Hukum Waris, Ka KUA (depan membawa Laptop) hadir sebagai Narsum

Kab. Pasuruan (Bimais) – Dengan menghadirkan Narasumber Kepala KUA Kec. Bangil H. Bakhrul Ulum, acara Workshop Problematika Hukum Waris yang diadakan oleh pihak Kecamatan Bangil kemarin sudah dilaksanakan, Selasa (13/2/18).

Acara yang dibuka oleh Camat Bangil Rahmad Syarifuddin kali ini dilaksanakan di Hotel Syariah Dalwa Raci Kec. Bangil. Selain mengahdirkan Narsum Kepala KUA Bangil, Workshop juga menghadirkan Narsum dari Pengadilan Agama (PA) Poernomo dan juga  Asisten 1 Anang Syaiful Wijaya.

Adapun yang terlibat sebagai peserta Workshop terdiri dari satuan Lurah dan Kades se Kec. Bangil, perwakilan dari Bank BCA, Bank BRI dan Bank Jatim. Usai sambutan pembukaan oleh Camat, workshop langsung masuk inti dengan bahasan Bab Waris yang disampaikan oleh kepala KUA H. Bakhrul Ulum dari Kementerian Agama Kab. Pasuruan.

Dalam materinya, ia membahas terlebih dahulu latar belakang munculnya ide dari pihak Pemerintahan Kecamatan Bangil untuk mengadakan Workshop kali ini. Ia pun menceritakan secara runtut kronologi yang melatar belakangi agenda workshop.

Banyak munculnya gugatan waris diwilayah Bangil akibat tidak adanya sinkronisasi aturan waris di masyarakat yang akhir-akhir ini marak masuk di kantor desa atau kelurahan Bangil termasuk rating tertinggi yang mendasari diadakannya workshop ini, makanya pihak kecamatan menghadirkan para kepala desa dan Lurah, ujar kepala KUA jebolan salah satu PonPes di Jombang ini.

 

Masih menurut Bahrul, saat ini satu sisi dalam masyarakat maupun aparatur pemerintah masih menggunakan BW dalam hukum waris, sedangkan disisi lain berdasarkan UU N0 3 tahun 2006 tidak pilihan hukum bahwa pemeluk islam harus ke Pengadilan Agama dalam polemik waris otomatis menggunakan hukum waris KHI.

"maka dari workshop inilah dengan mengundang pakarnya sebagai Narsum diharapkan akan menemukan titik terang menyangkut bab waris," ujarnya. (emen)

Editor: isn/hans/mn



Editor : pasuruankab

Berita Terkait

Kepala KUA Purwosari Sosialisasi Konvensi Hak Anak Dan Pembentukan Forum Anak

Jum'at, 23 Februari 2018, 13:56

Kab. Pasuruan (Bimais) – Dinas Kependudukan dan Keluarga Berncana menyampaikan bahwa kegiatan diselenggarakan dalam rangka mencegah terjadinya kekerasan guru terhadap siswa /orang tua terhadap a...

MTsN 4 Pasuruan Gelar Jumat Berkah

Jum'at, 23 Februari 2018, 14:09

Kab. Pasuruan (MTsN 4) - Di dunia ini terdapat tujuh hari dalam satu pekan. Dalam satu pekan itu Allah SWT selalu memberikan rahmat-Nya yang tak terbatas. Namun di antara tujuh hari tersebut, terd...

Antisipasi Difteri, MTsN 4 Pasuruan Adakan Imunisasi

Jum'at, 23 Februari 2018, 14:15

Kab. Pasuruan (MTsN 4) - Difteri merupakan penyakit menular yang disebabkan kuman Corynebacterium diptheriae. Kuman menyerang saluran pernapasan hingga bisa menyebabkan kematian. Difteri termasuk sala...

As'adul Anam : Organisasi Tanpa Koordinasi Tak Akan Bisa Berjalan Dengan Baik

Rabu, 21 Februari 2018, 11:03

Kab. Pasuruan (PAIS) – Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kan Kemenag Kabupaten Pasuruan pagi ini menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakoor) Seksi Pendidikan Agama Islam Tahun Anggaran 2018, Ra...