Sabtu, 20 Oktober 2018, 06:03

thumbnail

Ratusan Guru IGRA Ikuti Seminar Parenting

Rabu, 10 Januari 2018, 16:55

Kab. Probolinggo (PD. IGRA) - Sebanyak 700 guru Raudlatul Athfal (RA) menjadi peserta dalam “Seminar Parenting” yang dilaksanakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudlatul Athfal (PD. IGRA) Kabupaten Probolinggo, Rabu (10/1).

Kegiatan yang bertempat di Sasana Krida tersebut dihadiri oleh Staf PendMa H. M. Sa’dun mewakili Kepala Kankemenag yang tidak bisa membuka karena bersamaan dengan acara “Resepsi dan Tasyakkuran Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke 72 di Aula Al-Ikhlas 1, Kasi PendMa Dr. H. Sugiyo yang baru dilantik Jum’at (5/1) kemarin juga harus menghadiri  acara yang sama. Sehingga Kemenag mendelegasikan stafnya untuk membuka acara tersebut. Selain itu tampak pula Ketua PD. IGRA Kabupaten Probolinggo Ida Maimunah bersama Pengurus yang lain ditambah para pengawas RA dan Madrasah.

Sementara Narasumbernya berasal dari Kuantita Pendidikan Indonesia (KPI) Jatim yang dalam hal ini dihadiri Bapak Misbahul Munir, M.Pd.

Para peserta menyambut baik gelaran nilai edukasi bagi para guru sebagai orang tua asuh siswa ketika di sekolah. Antusiasme sangat terlihat saat mengikuti seminar parenting kaitannya dengan peran orang tua dalam Pendidikan Dasar Anak dengan tema "MENDIDIK ANAK JAMAN NOW".

Salah satu tujuan pentingnya, mempersiapkan anak dini usia untuk dipersiapkan menjadi generasi berakhlak mulia, dan berpengetahuan luas. Kaitannya dengan guru sebagai tenaga pendidik diharapkan bisa memahami betul apa yang perlu ditingkatkan dalam hal mendidik anak-anak di sekolah dan orang tua ketika mereka berada di rumah.

Satu hal yang sangat positif yang harus dikembangkan oleh setiap RA, agar para guru dan orang tua memahami betul apa yang harus mereka lakukan untuk mendidik siswa-siswinya. Dengan adanya acara seperti ini, kita jadi mengetahui, cara mendidik anak, cara pendekatan kita kepada mereka, mengetahui cara tahapan-tahapan dalam mendidik mereka kedepannya.

“Guru dan orang tua merupakan faktor penting yang akan mengantarkan mereka untuk meraih masa depannya, dengan cara-cara khusus dalam memahami bagaimana masa perkembangan mereka.”

Meski genetik orang tua hanya berpengaruh 20% tapi lingkungan tempat dia belajar, terutama lingkungan pertama kali, yakni dalam keluarga yang akan berpengaruh menjadikan generasi yang baik dan agamis.

Orang tua memiliki tugas utama mendidik keturunannya. Dengan kata lain, dalam relasi antara anak dan orang tua secara kodrati tercakupi unsur pendidikan untuk membangun kepribadian anak dan mendewasakannya, maka orang tua menjadi agen pertama dan utama yang mampu dan bertanggung jawab dalam mendidik anak-anaknya agar menjadi orang yang baik, mempunyai kepribadian yang kuat dan sikap mental yang sehat serta akhlak yang terpuji. (Ansori).

Editor: isn/hans

Bagikan ke Teman Anda :

Dibaca Oleh 101 Pengunjung