Sabtu, 20 Oktober 2018, 06:07

thumbnail

FKUB Kota Kediri Study Banding Ke FKUB Kab. Tuban

Selasa, 05 Desember 2017, 09:34

Kab. Tuban (inmas) - Senin (4/12) di gedung Korpri komplek pendopo Krido Manunggal Tuban pukul 10.30 WIB di adakan acara Penerimaan Kunjungan Study Banding FKUB Kota Kediri di Bumi Wali Tuban. Hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan Pemkab Tuban, seluruh jajaran pengurus FKUB Kab. Tuban, Kesra, Kesbangpol, Kemenag, utusan dari organisasi kepemudaan dari IPPNU, Pemuda Muhammadyah, Muda Mudi Confucius dari Konghucu.

Ketua rombongan FKUB Kediri bapak Ardi Handoko yang juga menjabat sebagai Kabag Kesra menyampaikan kediri terdiri dari 3 kecamatan terdiri dari 46 kelurahan. Program utama walikota setiap rt di ksh anggaran 50 jt untuk kegiatan ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Sementara itu bapak Amin Sutoyo sekda pemkab Tuban menyampaikan program kerja bagaimana FKUB ke depan.

Tuban terdiri dari 20 kecamatan yang berpenduduk sekitar 1,3 jt. Untuk hibah pemkab Tuban memberikan 50 juta utk FKUB. Di Tuban ada makam sunan Bonang, ada maqam mbah Sunan Asmaraqondi yang merupakan orang tua Sunan Ampel dan Sunan Kalijogo yang putra dari bupati Tuban bupati Wilwatikta. Selain itu ada sekitar 400 an makam aulia oleh karena itu sangat cocok dengan slogannya Tuban Bumi Wali the Spirit Of Harmony.

Setelah acara sambutan di lanjutkan dialog yang di pandu oleh wakil ketua 1 bapak Masduqi Nurussyamsi dan ketua FKUB kediri bapak Makruf Anas. Dalam acara dialog ketua FKUB Kediri menyampaikan agama bisa menjadi tali perekat untuk tatanan hidup bermasyarakat. Dari keragaman agama itu memang tidak bisa di samakan akan tetapi masing masing agama bisa menjadi pembimbing untuk masing masing ummatnya.

Sedangkan wakil ketua 1 Masduqi menyampaikan Peran FKUB Tuban menyatukan ummatnya bukan akidahnya, NKRI harga mati. Sementara itu dari Kemenag yang di hadiri oleh Pemandu KUB Laidia Maryati menyampaikan tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik. Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Presiden. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama dalam menjaga kerukunan warga. Untuk itu, FKUB untuk berbagi peran dengan Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ada sejumlah peran yang bisa dilakukan oleh FKUB, antara lain: memelihara dan memperkuat prinsip kerukunan di tengah-tengah masyarakat, membangun harmoni sosial, menciptakan situasi kehidupan keagamaan yang kondusif, serta mengeksplorasi nilai-nilai kemanusiaan dari teologi masing-masing agama.(lai)

Editor: isn/hans/mn

Bagikan ke Teman Anda :

Dibaca Oleh 129 Pengunjung